Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ditantang Buka-bukaan Data, Fadli: Dibuka Saja Sekalian!

Putri Rosmalia Octaviyani
17/5/2019 14:16
Ditantang Buka-bukaan Data, Fadli: Dibuka Saja Sekalian!
Fadli Zon sedang memberikan pengarahan di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019).(Antara)

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengaku tidak keberatan akan adanya tantangan agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga membuka data C1 yang mereka miliki. Ia mengatakan BPN benar memiliki data tersebut dan dapat diketahui publik.

"Silakan saja. Itu kemarin dari BPN itu yang bagian IT-nya sudah, bahkan mengundang untuk mendebat itu. Saya kira dibuka saja sekalian, bagus itu," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/5).

Baca juga: Kubu Prabowo Coba Delegitimasi MK

Anggota Dewan Pengarah BPN itu mengatakan bahwa mereka siap untuk membuka data. Tidak hanya di pleno KPU, tetapi juga di berbagai forum lain.

"Jangankan di pleno KPU, di forum mana pun saya kira juga sudah dibuka ya. Tapi nanti diserahkan sajalah itu kepada BPN untuk melihatnya," ujar Fadli yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPR RI itu.

Fadli menegaskan penolakan hasil pilpres oleh BPN adalah bagian dari upaya penegakan demokrasi. Di mana ia merasa pilpres telah berjalan penuh kecurangan.

Baca juga: Siap Adu Data, BPN : Percuma Kalau KPU Klaim Datanya Paling Valid

"Jadi itu jelas sekali kita semua mempunyai komitmen bahwa kecurangan pengkhianatan demokrasi kita kepada upaya kita membangun demokrasi yang lebih berada," ujar Fadli.

Sebelumnya, TKN Jokowi-Amin menantang BPN Prabowo untuk adu data dan membuka formulir C1 saat rekapitulasi suara tingkat nasional di KPU. Hal itu diungkapkan Juru Bicara TKN Arya Sinulingga. Ia merasa heran dengan BPN yang awalnya mengklaim dengan sangat yakin menang 62% tetapi tiba-tiba meralat menjadi menang 54%. (Pro/A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya