Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KAROPENMAS Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan guna mengamankan pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei mendatang, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 32 ribu personel. Bahkan ia memastikan pengamanan juga mencakup antisipasi adanya rencana people power dan serangan terorisme.
“Ada tiga tahap pengamanan yang dilaksanakan. Pengamanan ini penting karena jangan sampai mengganggu kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU),” kata Dedi, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/5)
Dia menambahkan, pengamanan juga melibatkan TNI/Polri yang akan ditempatkan di beberapa titik lokasi, diantaranya kantor KPU, kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan obyek vital nasional lainnya.
Baca juga: Manipulasi Hasil Pemilu Sangat Memalukan
“Pengamanan akan ketat. Semua yang akan masuk harus betul diverifikasi dengan safety door, diperiksa manual dengan metal detector,” sebutnya.
Nantinya, pada 22 Mei mendatang, KPU akan jadi titik utama karena lembaga itu menjadi pusat pemungutan suara nasional. Oleh karena itu, pola pengamanan dibagi menjadi empat ring. (OL-7)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved