Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP PRD) Alif Kamal yakin nilai luhur dari Pancasila yang digali Soekarno yang kemudian dalam Pembukaan UUD 1945 menjadi dasar negara mampu menangkal berbagai hoaks (kabar bohong) yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia, terutama selama pelaksanaan Pemilu 2019 ini.
Hal itu diungkapkan Alif di sela-sela kegiatan Pendidikan politik Pemuda dan Mahasiswa yang diselenggarakan KPP-PRD, di Jakarta, kemarin.
Menurut Alif, perjuangan politik janganlah dianggap sebagai suatu hal yang negatif atau dianggap sebagai suatu hal yang mengancam, selama masih dalam koridor Pancasila.
“Problem politik sering kali justru berasal dari elite politik yang mengartikulasikan politik hanya sebatas kekuasaan. Maka, demi kekuasaan tersebut, cara apa pun dianggap sah termasuk cara-cara yang sebetulnya membahayakan keselamatan bangsa, seperti politik golonganisme, politik hantam kromo, dan politik pecah belah,” imbuhnya.
Alif mengatakan, semestinya politik ditempatkan sebagai jalan untuk mengelola kekuasaan agar kekuasaan tersebut mengabdi kepada kepentingan bangsa, yaitu mewujudkan masyarakat yang adil makmur, bukan untuk melindungi kepentingan sekelompok orang, seperti yang sudah ditegaskan Bung Karno pada Pidato 1 Juni 1945, yang kemudian dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945.
“Selama politik digunakan untuk memperjuangkan kepentingan bangsa, kepentingan umum, maka hoaks dan sebagainya, akan tereliminasi dengan sendirinya.”
Di sisi lain, saat acara Munggah Akbar se-Tangerang Utara, di Ponpes Salafiyah Harokatul Yamanie, Tangerang, Rabu (1/5), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengajak masyarakat menjaga kestabilan negeri.
Caranya dengan menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan umat, serta tidak mudah terprovokasi kelompok yang berusaha merusak negara.
“Mari kita semua merajut kembali hubungan kebangsaan, tanpa ada lagi pendukung 01 dan pendukung 02. Kita jangan mudah terprovokasi kelompok tertentu yang berupaya mengganggu.”
Dalam acara yang dihadiri ribuan orang itu, Ryamizard juga meminta semua pihak ikut berperan aktif menjaga ideologi Pancasila dan jangan ada lagi bahasa people power serta bahasa revolusi.
“Pemilu 2019 telah berjalan aman dan lancar, jangan sampai ada sekelompok orang yang mengganggu hasil pemilu yang konstitusional,” tegasnya.
Menurutnya, dengan keragaman suku dan agama, Indonesia menjadi kekuatan menakutkan bagi seluruh dunia, tetapi juga maha penghancur kalau diadu-adu. Perekatnya, yakni Pancasila. (Ths/Ant/P-1)
Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dilaporkan ke Polda Bali oleh PENA NTT terkait dugaan penyebaran informasi hoaks.
Bulog bantah berita hoaks tentang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Meta sebagai pemilik platform dianggap tidak berusaha untuk melakukan moderasi konten.
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved