Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ASISTEN pribadi (aspri) Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, disebut kerap meminta jatah dana hibah yang diberikan ke Komite Olahraga Nasional (KONI). Menurut Staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Eko Triyanta, dirinya kerap mendengar keluhan Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad
Hamidy mengenai dana hibah tersebut. “Pak Sekjen mengeluh, dipotong kok gede banget,” katanya saat bersaksi untuk terdakwa Hamidy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, kemarin.
Awalnya jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mengonfirmasi apakah Eko mengetahui adanya fee terkait dengan dana hibah untuk KONI yang disetujui Kemenpora. Menurut Eko,
Hamidy mengeluh lantaran Miftahul Ulum kerap menemuinya untuk meminta jatah. Namun, Eko tidak mengetahui apakah permintaan jatah itu diperuntukkan hanya untuk Ulum. “Si Ulum yang minta lagi, segini, segini,” ujar Eko.
Pada sidang tersebut, Miftahul Ulum disebut pernah mengancam Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Mulyana agar diganti dari jabatannya. “Pernah ada kalimat dari Ulum, kalau tidak bisa ini diganti saja,” kata Mulyana.
Mulyana menjelaskan, Ulum kerap menelepon untuk segera memproses proposal masuk ke Kemenpora. Proposal yang dimaksud ialah proposal hibah KONI yang diajukan sudah mepet menjelang akhir tahun.
“Misalnya Ulum mengatakan proposal sudah masuk tolong segera diproses, tolong segera dibantu seperti itu. Itu bagi saya harus sesuai prosedur,” ungkapnya.
Mulyana dalam berita acara pemeriksaan (BAP) mengaku pernah dimintai Ulum uang Rp2 miliar. Uang tersebut untuk kegiatan umrah menteri dan sejumlah pejabat Kemenpora. Namun, keterangan itu diralat Mulyana.
Menurutnya, uang tersebut bukan untuk keperluan umrah, melainkan untuk bantuan pekan olahraga taruna nasional polisi di Semarang.
Mulyana mengaku segan dengan Ulum karena hubungan dekatnya dengan Imam Nahrawi. Mulyana mengaku terpengaruh dengan posisi Ulum sebagai staf menteri.
Dalam perkara ini, Hamidy beserta Bendahara Umum KONI Johny E Awuy didakwa menyuap pejabat Kemenpora.
Suap itu untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI Pusat kepada Kemenpora untuk tahun kegiatan 2018. Nilai proposal disetujui Kemenpora masing-masing berjumlah Rp30 miliar dan Rp17,971 miliar.
Meminta mobil
Pada kesempatan itu, Eko Triyatna juga mengungkapkan, pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemenpora Adhi Purnomo disebut sempat meminta mobil dari Ending Fuad.
Dalam hal ini jaksa sekaligus mengonfirmasi dalam dakwaan Hamidy yang menyebutkan, Eko melaporkan kepada Adhi bahwa ada uang ‘tanda terima kasih’ dari Ending.
“Pak Adhi pada September 2018 mengatakan: Minta bantuan lah, kalau saya bisalah dibelikan mobil Yaris yang kecil karena perjalanan saya dari rumah ke kantor agak jauh,” kata Eko.
Eko mengatakan, seiring waktu berjalan Adhi justru mengurungkan niatnya untuk meminta mobil. Adhi disebut beralih meminta uang mencicil pembayaran rumahnya. “Itu sekitar November 2018 daripada mobil, buat nyicil rumah,” ujar Eko. (Medcom/Ant/P-3)
KPK memeriksa pegawai Bea Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang. Enam tersangka, termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai, telah ditetapkan.
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
KPK mengungkap hasil pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan suap proyek Lampung Tengah dengan mendalami aliran uang dan sumber penghasilan Bupati nonaktif Ardito Wijaya.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK ungkap tren baru dalam transaksi suap, yakni pembayaran menggunakan emas dan cryptocurrency. KPK memantau metode ini untuk menanggulangi praktik korupsi yang semakin kompleks
KONI Sulut mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera mengirimkan surat resmi sebagai tanda keseriusan membangun kerja sama.
KONI Pusat memberikan apresiasi terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang diketuai Peter Layardi Lay.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved