Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Pengamat: Lebih Baik Bersiap ke MK Daripada Lakukan People Power

Rahmatul Fajri
15/4/2019 19:30
Pengamat: Lebih Baik Bersiap ke MK Daripada Lakukan People Power
Feri Amsari(MI/ROMMY PUJIANTO )

DIREKTUR Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari menyarankan pihak yang ingin menggunakan people power lebih baik mempersiapkan diri menghadap Mahkamah Konstitusi (MK), jika menemui kecurangan.

"Persiapkan diri dan bukti kecurangan kalau ada. Sekarang sudah terbuka dan semua bukti bisa direkam oleh semua saksi," kata Feri, ketika diskusi "Menelaah Potensi People Power" di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/4).

Feri mengatakan MK adalah satu-satunya cara menyelesaikan sengketa Pemilu sekaligus mendapatkan legitimasi dari dugaan kecurangan hasil Pemilu.

Baca juga: Pengamat: Pernyataan People Power Hanya Gimmick

Maka dari itu, ia menilai lebih baik berfokus menyiapkan barang bukti, ketimbang menyiapkan dalil atau pernyataan mengawang. Hal tersebut lebih penting, karena akan menjadi pertimbangan utama bagi hakim MK dalam memutus perkara.

"Perlu diingat, bukti kecurangan itu mampu memengaruhi hasil pemilu. Perlu diingat juga MK adalah jalan yang tepat," imbuhnya.

Sebelumnya, Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais, menyebut, tak akan membawa sengketa hasil pemilu ke MK jika menemukan potensi kecurangan dalam Pemilu 2019. Ia mengancam menggunakan people power.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya