Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Isu Lingkungan bukan Prioritas

Putri Rosmalia Octaviyani
11/4/2019 06:30
Isu Lingkungan bukan Prioritas
Petugas Dinas Lingkungan Hidup mengumpulkan sampah yang mengapung menggunakan perahu.(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

MASALAH lingkungan hidup ternyata masih minim menarik perhatian peserta pemilu sebagai bahan kampanye.

Hal itu terlihat dari survei yang dilakukan Center for Strategic and International Studies (CSIS).

Dari survei yang berlangsung pada Maret 2019 dengan melibatkan 1.960 responen di 14 provinsi diketahui minimnya jumlah masyarakat yang pernah mendengar pembahasan isu lingkungan dalam kampanye.

"Isu lingkungan masih jarang diangkat, terutama oleh parpol," ujar peneliti CSIS, Puspa Delima, dalam Seminar Publik CSIS di Jakarta, kemarin.

Survei itu menemukan bahwa 41,02% responden menyatakan pernah mendengar visi-misi capres dan cawapres terkait dengan masalah pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan kerusakan lingkungan hidup.

Sebaliknya, hanya 22,86% responden yang pernah mendengar visi-misi serupa disampaikan calon anggota legislatif atau partai politik.

"Isu lingkungan hidup jarang digunakan karena beberapa hal, di antaranya sulit dikapitalisasi dan karena dianggap sebagai isu untuk kelas menengah atas," ujar Puspa.

Yose Rizal Damuri, Kepala Departemen Ekonomi CSIS, mengatakan di Indonesia secara nasional isu lingkungan tidak dianggap penting bila dibandingkan dengan isu ekonomi.

Menurut dia, terdapat jarak antara isu-isu lingkungan yang kerap diangkat pemerintah dan peserta pemilu dengan isu-isu lingkungan yang sebenarnya sekarang menjadi perhatian masyarakat.

"Di tingkat lokal masyarakat, isu lingkungan yang paling banyak diperhatikan ialah soal pe-numpukan sampah, cuaca ekstrem, dan polusi udara," ujar Yose.

Sementara itu, dari seluruh responden yang mengikuti survei, hanya 1% di antara mereka yang setuju bahwa isu lingkungan hidup merupakan masalah utama yang harus menjadi pertimbangan dalam memilih di pemilu. (Pro/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya