Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno diduga menerima aliran dana dari perusahaan asing. Ada tiga perusahaan yang diduga mengalirkan uang ke rekening Sandiaga untuk kepentingan kampanye, yakni Uno Capital Holding Inc, Reksa Dana Schroder USD Bond Fund, dan Ace Power Investment Limited.
Aliran dana asing itu ditemukan dari hasil investigasi Komunitas Pemerhati Indonesia (Kopi). Mereka menginvestigasi dana kampanye atas dasar pernyataan Sandiaga yang mengaku menghabiskan dana sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun untuk kampanye Pilpres 2019.
Namun, angka yang diucapkan Sandi berbeda dengan laporan tim kampanye. Berdasarkan laporan tim kampanye Prabowo-Sandi, pengeluaran dana kampanye dari September 2018-Maret 2019 hanya Rp149,6 miliar dari total Rp191,5 miliar.
"Penelusuran Kopi, diduga kuat terdapat aliran dana yang signifikan pada rekening Sandiaga yang bersumber dari beberapa perusahaan asing dan ini terjadi menjelang pilpres," kata tim investigasi Kopi, Ridwan, dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (8/4).
Baca juga: Gerindra: Info Aliran dari Dana Sandiaga Hoaks
Aliran dana asing itu diduga masuk melalui enam rekening atas nama Sandiaga Salahuddin Uno di Bank Permata. Ridwan menjelaskan aliran dana dari Uno Capital Holding Inc mengalir sebanyak satu kali pada 28 Agustus 2018 sebesar US$3.555.000 atau setara Rp51.981.210.000. Keterangan transaksi berupa 'external investmen itt I 80804***' dari Bank LGT bank Singapura LTD.
"Diduga, Uno Capital Holding dimiliki Sandiaga Salahuddin Uno, Asia Abdul Aziz, dan Attica Finance Ltd," ujar dia.
Sementara itu, dana yang mengalir dari Ace Power Investment Limited pada 20 Juli 2018 sebanyak satu kali. Nilai transaksinya sebesar US$84.000 atau setara Rp1.216.320.000.
Dari Reksa Dana Schroder USD Bond Fund, dana mengalir sebanyak dua kali. Total transaksi itu sebesar USD14.918.147 atau setara Rp223.052.454.262 pada 31 Oktober-15 November 2018.
Ridwan mengatakan PT Schroder Investment Management Indonesia adalah perusahaan manajer investasi. Sebanyak 99% saham perusahaan itu dimiliki grup Schroder yang berpusat di Inggris.
Dia menambahkan total dugaan aliran dana asing yang masuk ke rekening Sandiaga sebesar Rp276.249.984.262 atau setara US$18.557.14. "Aliran dana asing ini masuk ke rekening pribadi SSU (Sandiaga) dan diduga telah mengalir ke sejumlah rekening yang diduga sebagai dana kampanye," ucap dia.
Kopi pun mendorong pihak berwenang, khususnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menyelidiki temuan itu. Selain itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga diminta untuk menelusuri semua aliran rekening dana pribadi capres dan cawapres, termasuk Sandiaga.
"Adapun temuan data ini akan kami laporkan kepada Bawaslu dan KPU (Komisi pemilihan Umum)," kata dia.
Baca juga: 98% Total Dana Kampanye Dari Uang Pribadi Prabowo-Sandi
Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku sudah mengeluarkan Rp1,4 triliun atau US$100 juta dolar selama pilpres. Hal ini diakuinya dalam wawancara dengan bloomberg.com, Rabu (27/3). (X-15)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1).
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved