Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ELEKTABILITAS Partai Golkar pada Pemilu 2019 diprediksi melemah lantaran ulah sejumlah elite yang terlibat kasus korupsi. Pimpinan Golkar pun harus mengambil sikap jika ingin mendongkrak elektabilitas pada perhelatan pesta demokrasi.
Demikian dikatakan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin ketika dihubungi Media Indonesia, Jumat (5/4).
"Melemahnya elektabilitas Golkar paling besar dipengaruhi kasus korupsi, walaupun memang Golkar bisanya imun terhadap korupsi," kata Ujang.
Baca juga: Tiga Kader Golkar Tersangkut Korupsi
Elite Golkar yang meradang di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ialah mantan Ketum Golkar Setya Novanto, mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, serta anggota DPR RI Markus Nari, Eni Maulani Saragih, Bowo Sidik Pangarso, dan Fayakhun Andriadi.
Menurut dia, realitas tersebut juga bakal menyulitkan partai yang dipimpin Airlangga Hartarto untuk menggeser Gerindra dari posisi dua besar. Kendala itu karena banyaknya informasi dan sentimen negatif terhadap Golkar.
"Oleh karena itu, Golkar kemungkinan berada di posisi tiga sangat rasional. Kenapa? Karena biasanya partai yang terkena kasus korupsi itu pasti jauh (elektabilitas anjlok). Namun kondisi itu tentu berbeda dengan Golkar yang tetap masuk tiga besar." tandasnya.
Prediksi Golkar bertahan di tiga besar, imbuh dia, karena Golkar merupakan parpol berpengalaman dan sangat mahir meredam pelbagai isu negatif. Itu karena Golkar memiliki infrastruktur dan finansial yang kuat, kekuatan elite merata, banyak pemilih loyalis, serta didukung caleg-caleg milenial.
Lebih jauh, terang Ujang,, jika isu yang berhembus jelang pemilu masih dikategorikan standar, hasil pesta demokrasi bakal menempatkan PDIP, Gerindra, dan Golkar diurutan teratas. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved