Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

TKN Sayangkan Kabar Hoaks yang Disebar Rizieq Terkait Netralitas

Akmal Fauzi
04/4/2019 18:30
TKN Sayangkan Kabar Hoaks yang Disebar Rizieq Terkait Netralitas
Wakil Ketua TKN Jokowi-AMin Abdul Kadir Karding(MI/Rommy Pujianto)

WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menyayangkan pernyataan Rizieq Shihab, yang menyebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menggalang massa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Arab Saudi untuk memenangkan Jokowi.

Karding menilai kabar itu merupakan bentuk hoaks yang tidak bertanggung jawab.

"Adanya intimidasi dari Menlu terhadap jajarannya di Arab Saudi untuk Pemilu 2019 adalah sebuah kabar hoaks. Karena setelah dicek Bawaslu, tidak ada bukti atas tuduhan tersebut," ujar Karding, Kamis (4/4).

Karding menyayangkan informasi itu keluar dari seorang yang berprofesi sebagai pendakwah. Menurutnya, ucapan Rizieq itu tidak mencerminkan ulama panutan.

Dia melanjutkan, pernyataan Rizieq mengada-ada. Kaitan kehadiran Menlu ke Arab tak bisa langsung dispekulasikan dengan tudingan miring soal pemilu.

Sebab faktanya Menlu berkunjung ke Jeddah dalam kaitan perlindungan WNI. "Yaitu untuk meresmikan gedung pelayanan satu atap yang sudah hampir 7 tahun dicita-citakan dan baru selesai bulan Februari lalu," ujar Karding.

Baca juga : KPU Laporkan Pengunggah Video Hoaks Server KPU ke Bareskrim

Menlu meresmikan gedung pelayanan satu atap pada tanggal 3 Maret. Menlu mengingatkan kepada semua staf di perwakilan untuk tetap mengedepankan integritas, profesionalisme dan netralitas.

Hal itu bukan pertama kali Menlu menyampaikan itu. Menlu bahkan memerintahkan kepada pokja pemilu luar negeri untuk membuat edaran sudah dua kali diedarkan ke seluruh perwakilan, yang meminta untuk memastikan agar seluruh staf perwakilan bersikap profesional, netral dan integritas.

"Saya kira posisi Menlu selama ini jelas. Dia bukan seorang politikus, dia adalah seorang yang profesional pada tugas dan wewenangnya dalam memastikan kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri," kata Karding. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya