Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT mengunjungi Pameran Karya Seni Lintas Generasi di Ballroom Hotel Pullman, Central Park, Grogol, Jakarta, tadi malam, capres petahana Joko Widodo ikut melukis. Karya Jokowi kemudian diteruskan seorang seniman bernama Gusmen Heriadi.
Karya tersebut dinamai Estetika Warna. Lukisan itu kemudian ikut dilelang dan dibeli dengan harga Rp400 juta. “Terjual seharga Rp400 juta kepada kursi 32 C, selamat,” kata Choky Sitohang yang menjadi pembawa acara pada acara lelang tersebut.
Sebelumnya, seusai menghadiri lelang yang digelar Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, capres nomor urut 01 itu menuturkan bahwa dirinya terlibat di acara tersebut untuk membantu TKN mendapatkan dana kampanye. “Saya ngomong apa adanya ya, ini fund raising,” ungkap Jokowi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TKN Erick Thohir meng-apresiasi para seniman yang terlibat dalam acara lelang lukisan tersebut. “Ini membuktikan bahwa pergerakan dari para seniman harus diapresiasi. Jangan sampai nanti, mohon maaf, karya-karya mereka akhirnya dipersulit karena kebebasan dari ekspresi kan hal yang penting,” jelasnya.
Menurut Erick, hasil dana lelang lukisan tersebut dilaporkan ke KPU secara terbuka dan transparan. “Kami dari tim TKN memang menjaga sekali transparansi, profesionalisme, tidak menutup-nutupi. Kita sedang lelang lukisan Ibu Kartika Affandi, sekarang sudah Rp2 miliar, dan ini merupakan hal-hal yang luar biasa,” katanya.
Kegiatan lelang lukisan itu mengangkat tema #01 Satu arah untuk satu Indonesia maju. Dalam pameran tersebut ada sekitar 73 karya seni yang ditam-pilkan dan siap dilelang, yang merupakan karya 32 seniman.
Sejumlah karya seni yang ditampilkan yaitu dari I Nyoman Nuarta, Goenawan Mohamad, Hanafi, Erica, Nasirun, Anton Subiyanto, Kartika Affandi, Putu Sutawijaya, Hojatul, Gusmen Heriadi, Deddy Sufriadi, dan Heri Kris.
Sekretaris TKN Jokowi-Amin, Hasto Kristiyanto, menambahkan bahwa dukungan dari para seniman dan budayawan sangat penting. Hal itu menjadi titik temu antara ilmu pengetahuan, kekuasaan, para politikus, dan kebudayaan sehingga membentuk kolaborasi yang dianggap positif.
“Tanpa kebudayaan, suatu bangsa akan mati. Tanpa kebudayaan, politik bagaikan di padang gurun tanpa oase,” ujarnya. (Ins/X-10)
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved