Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meng-apresiasi kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam menjalankan program sertifikasi lahan.
“Target yang kami berikan selalu terlampaui. Dulu 500 ribu sertifikat, kemudian 5 juta lebih, loncatan sangat tinggi sekali. Kemudian menjadi 7 juta, menjadi 9 juta. Harus kita berikan apresiasi. Target yang saya berikan kepada Pak Menteri dan BPN terakhir di 2018 terlampaui,” ujar Presiden saat membuka Rapat Kerja Nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, kemarin.
Sebagai bentuk apresiasi, Presiden berjanji meningkatkan tunjangan kinerja pegawai BPN. Jokowi meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil mengajukan surat permohonan. “Mengenai tunjangan kinerja, belum sampai di meja saya. Namun, perlu saya sampaikan bahwa untuk BPN akan kita berikan kinerja paling maksimal. Terima kasih kepada seluruh jajaran BPN pusat sampai daerah.”
Untuk sertifikasi lahan pada 2017, jelas Jokowi, dari target 5 juta sertifikat bisa terlampaui hingga 5,4 juta. Begitu pula pada 2018, dari target 7 juta bidang terealisasi hingga 9,4 juta sertifikasi. Saat ini setidaknya terdapat 126 juta bidang lahan di seluruh Indonesia, tapi baru 46 juta bidang yang tesertifikasi.
Oleh karena itu, pemerintah akan terus mengupayakan percepatan pemberian sertifikat gratis sehingga semua bidang lahan terdaftar pada 2025.
Presiden pun meminta BPN memulai pelayanan berbasis digital pada tahun ini. “Kalau kita tidak melakukan, tertinggal kita. Dunia sudah berubah total karena kemajuan teknologi dan layanan pertanahan harus bisa diakses dari mana saja, kantor pertanahan enggak harus padat orang ngantre.”
Sesuai pembukaan rakernas, Menteri Sofyan menegaskan pembuatan sertifikat dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap gratis. Dia menanggapi pemberitaan bahwa rakyat tetap harus membayar hingga Rp2,5 juta seperti di Tangerang Selatan untuk mendapatkan sertifikat lewat program tersebut.
Sofyan meminta masyarakat melaporkan jika menemukan pungutan liar. “Jadi ini (pungli) penyakit lama. Kami terus sosiali-sasi bahwa ini program pemerintah gratis,” tandasnya.
Sofyan memastikan pelaku pungli bukan pegawai di lingkungan institusi yang dia pimpin, melainkan di tingkat RT sampai kelurahan. Sayangnya, kata dia, warga enggan melaporkan. “Seharusnya warga melaporkan praktik itu. Warga harus berani melaporkan ke penegak hukum seperti instruksi Bapak Presiden beberapa waktu lalu.” (Pol/X-8)
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved