Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYIKAPI adanya laporan oleh Pemprov Papua ke pihak Kepolisian untuk pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencemaran nama baik, juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pihaknya yakin Kepolisian akan profesional dalam menangani pelaporan tersebut.
"Siapaun dapat melaporkan apa yang dia anggap benar, namun secara hukum tentu akan mudah dipilah, mana yang benar dan tidak benar atau mengada-ngada," tutur Febri saat dihubungi, Selasa (5/2).
Febri menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan penuh, termasuk bantuan hukum kepada pegawai KPK yang diserang saat menjalankan tugasnya. Mengingat yang bersangkutan melakukan sejumllah kegiatan berdasarkan penugasan resmi dari KPK.
Di sisi lain Febri mempertanyakan apakah institusi negara atau daerah dapat diposisikan sebagai korban sebagaimana arti dalam penerapan pasal pencearan nama baik seperti di KUHP atau di UU TE yang mana merupakan delik aduan. Febri pun mengungkapkan ada sejumlah kejanggalan lainnya dari sisi hukum terkait pelaporan tersebut.
Baca juga: KPK Kantongi Bukti Medis Pegawainya yang Dianiaya
Sebelumnya Pemprov Papua mengadukan balik pegawai KPK dengan tuduhan pencemaran nama baik setelah dilaporkan pihak KPK atas tindakan pemukulan. Pelaporan itu tersebut dengan dikuasakan kepada Alexander Kapisa. Laporan teregister dengan nomor LP/716/II/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 4 Februari 2019.
Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana di bidang ITE dan/atau pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik Pasal 27 ayat (30) juncto Pasal 45 ayat (3) dan/atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU 11/2018 tentang ITE.
Pada Senin kemarin para pimpinan KPK telah menjenguk Gilang yang menjadi korban pemukulan di Hotel Borobudur saat menjalankan tugasnya. Gilang kemudian dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi bagian hidung serta jahitan di mata sebelah kiri.
"Saya juga sudah melihat langsung kondisi yang bersangkutan malam kemarin dan juga bertemu dengan ayah dan ibu Gilang yang menjaga di RS tersebut. Dari informasi terakhir yang diterima keluarga pasien dari pihak RS, Gilang membutuhkan istirahat di RS sekitar 4-5 hari," tutur Febri. (OL-7)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved