Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ma'ruf Minta Gerakan tangkal Hoaks Diintensifkan di 3 Provinsi

Insi Nantika Jelita
31/1/2019 20:53
Ma'ruf Minta Gerakan tangkal Hoaks Diintensifkan di 3 Provinsi
(ANTARA)

CALON Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menekankan gerakan tangkal hoaks harus diintensifkan jelang pemungutan suara [ada 17 April nanti.

Hal itu ditegaskanya dalam pertemuan dengan Direktur Komunikasi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Usman kansong di kediamannya di Jakarta, Kamis (31/1).

Dalam pertemuan tersebut, Usman mengungkapkan, berdasarkan penuturan Ma'ruf ada 3 provinsi di Indonesia yang penyebaran hoaksnya dilakukan secara masif.

"Yaitu Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Karena itu beliau meminta 3 daerah itu untuk menjadi konsentrasi gerakan tangkal hoaks itu tadi," katanya.

Menurut Usman, gerakan tangkal hoaks harus dilakukan dengan strategi yang benar. Katanya, Ma'ruf melihat sendiri bahwa hoaks sudah merajalela kemana-mana.

Baca juga : Jelang Debat Kedua, #JokowiPilihanTepat Trending di Twitter

"Ma'ruf meminta kita (TKN) untuk menjawab secara benar. Isu (hoaks) misalnya bahwa ada kabar Kiai nanti cuma beberapa tahun saja menjadi wakil presiden dan nanti diganti oleh Ahok. Pak Kiai meminta kami sebagai juru bicara sebagai bagian dari TKN untuk menangkal bahwa itu tidak benar,"jelasnya.

Lebih lanjut, Usman menegaskan TKN memiliki strategi untuk menangkal hoaks, yaitu dengan cara mengirimkan personel Direktorat Hukum TKN ke ormas-ormas Islam dan ormas agama lain. Pun juga akan bertemu dengan Dewan Masjid Indonesia.

"Karena suka atau tidak suka, faktanya tempat ibadah masjid juga menjadi arena persebaran hoaks baik melalui buletin,ceramah-ceramah. Nah kemudian kami akan ketemu dengan MUI,kemudian PGI, oganisasi Konghucu misalnya. Itu mereka juga bersama sama kita menangkal hoaks."tandasnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya