Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Format Baru, Debat Kedua Miliki Tambahan Waktu di Segmen 4 dan 5

Insi Nantika Jelita
31/1/2019 12:26
Format Baru, Debat Kedua Miliki Tambahan Waktu di Segmen 4 dan 5
(MI/Ramdani)

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menyebut ada format baru pada debat kedua capres-cawapres, yakni dengan pemberian tambahan waktu di segmen empat dan lima debat.

Penambahan waktu tersebut ditujukan agar kedua capres-cawapres bisa mengeksplorasi jawaban atau pertanyaan yang dilontarkan.

"Ibaratnya (kedua capres) mengeluarkan strategi-strategi terbaik untuk menanyakan sesuatu kemudian mempersiapkan diri untuk menjelaskan (jawaban) dalam saat debat itu. Kemudian, soal pengertian waktu ditambah, kan belum tentu durasinya ditambah ya. Durasi (debat) tetap ajeg 90 menit, hanya saja pengaturan per sesi debat itu yang bisa saja ditambah," ungkap Wahyu, di Jakarta, Kamis (31/1).

Baca juga: Sangat Rahasia, Pertanyaan Debat Kedua Hanya Diketahui Ketua KPU

Terpisah, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, mengatakan penambahan waktu pada segmen keempat dan kelima untuk kedua capres berdebat secara bebas agar tidak monoton, meski tetap moderator yang memandu.

"Kelihatannya di segmen 4 dan 5 dilakukan debat bebas atau tarung bebas, relatively tidak ada pembatasan mesin waktu. Ini agar tidak semonoton debat kemarin. Bagaimana menyempurnakan itu, di rapat berikutnya," kata Priyo.

"Mudah-mudahan nanti juga format segmen dua dan tiga ini menuju ke debat bebas yang menginginkan agar dua calon pemimpin bangsa kita betul-betul mempunyai reflek untuk menjawab secara alamiah dari berbagai pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari panelis-panelis," sambungnya.

Senada, Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Usman Kansong, menjelaskan pada segmen keempat dan kelima itu lebih panjang daripada durasi di segmen satu, dua, dan tiga.

"Jadi kalau waktu masih ada (dalam segmen debat), moderator bisa meminta paslon untuk mendalami (pernyataan) itu lagi. Jadi moderator yang mengontrol waktu untuk segmen kelima. Bukan mesin waktunya sendiri, kira-kira begitu," pungkasnya.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya