Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Komisi II: Moderator Debat tak Netral, Sama Saja Bunuh Diri

Putri Rosmalia Octaviyani
24/1/2019 17:59
Komisi II: Moderator Debat tak Netral, Sama Saja Bunuh Diri
(MI/ROMMY PUJIANTO )

PEMILIHAN moderator debat capres-cawapres menjadi hal yang banyak dibahas. Kesalahan memilih calon moderator yang tidak netral jadi hal yang dianggap penting untuk dihindari.

Untuk di debat kedua, nama Najwa Shihab dan Tommy Tjokro sempat muncul. Namun, kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno cenderung menolak karena menganggap keduanya tidak netral.

Baca juga: Fahri Hamzah: Debat tak Menarik Bisa Tingkatkan Golput

Menanggapi hal itu, Komisi II DPR mengatakan percaya siapapun yang jadi moderator akan berusaha bersikap netral. Ketidaknetralan justru akan merugikan sang moderator karena dapat menurunkan kesan profesionalitas dan integritasnya.

"Karena begini, moderator ini menjaga integritas dan nilai dirinya. Ketika di forum itu kelihatan berpihak kepada salah satu, itu namanya bunuh diri," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR, Mardani Ali Sera, di gedung DPR, Jakarta, Kamis, (24/1).

Ia mengatakan, moderator yang tidak netral pasti akan mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat. Selain itu, kredibilitasnya juga akan dipertanyakan di kemudian hari.

Baca juga: Kubu Paslon 02 Kisruh Soal Moderator

Ia berharap debat selanjutnya bisa lebih menarik. Moderator harus bisa berperan agar debat menjadi lebih hidup dan menarik. Moderator bisa berperan menunjukan kepada publik tentang kualitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden lewat pertanyaan yang mereka ajukan

"Jadilah guru yang terbaik bagi masyarakat dengan pertanyaan-pertanyaan yang dalam, tajam, tidak menyerang, tetapi sambil menjelaskan memang kualitasnya sampai di sini capres kita," ujar Mardani. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya