Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tholaal Badru Iringi Kunjungan Ma'ruf di Pasantren Bandung

Micom
20/1/2019 16:00
Tholaal Badru Iringi Kunjungan Ma'ruf di Pasantren Bandung
(Dok. TKN Jokowi-Ma'ruf)

CALON Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin berencana akan menghadiri berbagai acara di Bandung pada Minggu (20/1). Ma'ruf menggelar silaturrahim bersama para ulama dan kiai di Pondok Pesantren Riyadlul Huda Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Pria berusia 75 tahun itu dan rombongan tiba di pesantren tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. kedatangan Ma'ruf tersebut disambut dengan shalawat Tholaal Badru yang dibacakan oleh santri Ponpes Riyadlul Huda.

Tholaal Badru sendiri merupakan shalawat yang dibacakan Kaum Anshor untuk menyambut kedatangan Nabi Muhammad di Kota Madinah, Arab Saudi setelah berhijrah dari Kota Makkah. Syair itu dibacakan karena kaum Anshor sangat mencintai nabi.

Baca juga: Jokowi ke Garut, Ma'ruf Amin Temui Tokoh Masyarakat Sunda di Bandung

Ratusan santri dan santriwati itu tampak berjejer menyambut kedatangan Ma'ruf. Mereka kompak mengenakan baju putih. Setelah itu, Ma'ruf langsung memasuki ruang pertemuan yang sudah dipenuhi dnegan para ulama Jawa Barat.

Di antara ulama yang hadir dalam silaturrahim tersebut adalah Ketua MUI Kabupaten Bandung Barat Muhammad Ridwan. Selain itu, hadir juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily yang juga menjabat sebagai Juru bicara Tim Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin.

Dalam sambutannya, Ridwan merasa terhormat bisa menyambut kedatangan Ma'ruf di Kabupaten Jawa Barat. Di berharap, Ma'ruf bisa memajukan Kabupaten Bandung Barat setelah nantinya berhasil menjadi Wakil Presiden.

"Saya mendapatkan kehormatan untuk mengucapakan selamat datang di Kabupaten Bandung Barat ini. Kabupaten ini masih cukup muda. Pemerakaran dari Kabupaten Bandung," ujar Ridwan.

Terkait Pilpres 2019, Ma'ruf menjelaskan bahwa ajang yang dia ikuti bersama Jokowi itu bukan hanya persoalan memilih pemimpin, juga untuk menjaga ideologi bangsa. "Pilpres ini bukan hanya memilih, tapi punya beban yang berat dan starategis bahkan menyangkut dengan ideologi," kata Ma'ruf. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya