Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gerindra Pertimbangkan Gugat Pilgub Jabar dan Jateng

Arga sumantri
28/6/2018 14:18
Gerindra Pertimbangkan Gugat Pilgub Jabar dan Jateng
(Ist)

PARTAI Gerindra siap menggugat hasil Pilgub Jawa Barat dan Jawa Tengah ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu dilakukan jika hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terjadi selisih tipis.
 
"Jika hasil rekapitulasinya terjadi perbedaan sangat tipis dan memungkinkan diuji, kemungkinan bisa ke MK," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Juliantono kepada wartawan, Kamis (28/6).
 
Ferry mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti dari seluruh saksi. Gerindra juga tetap mengawal suara di dua wilayah itu.
 
Menurut Ferry, proses perhitungan manual oleh KPU Jawa Barat juga belum bisa menentukan siapa yang lebih unggul. 

"Antara pasangan Ridwan Kamil - Uu atau Sudrajat-Syaikhu, mengingat perbedaan yang sangat tipis," ujarnya.
 
Ferry mengatakan, selisih suara versi hitung cepat lembaga survei juga masih di luar margin of error. Dengan begitu, kata dia, margin of error hitung cepat lembaga survei menjadi tidak berlaku.
 
"Kenaikan tajam pasangan kami yang sangat di luar margin of error lembaga-lembaga survei menjadikan margin of error di quick count di Jabar menjadi tidak berlaku," ungkapnya.

Terkait Pilgub Jateng, Ferry membeberkan, data hitung cepat lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin memeroleh suara 58,58%. Sementara, pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah di angka 41,42%.
 
Ferry meyakini selisih suara bisa lebih tipis berdasarkan hasil hitung manual KPU. Ferry mengatakan, kondisi itu bakal menimbulkan kesimpulan berbeda terhadap hasil pilkada secara menyeluruh.
 
"Pilkada Jabar dan Jateng adalah kemenangan perlawanan oposisi," tegasnya. (Medcom/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya