Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA alam akibat hujan lebat disertai angin kencang mengepung Kota Cimahi pada Sabtu (9/11). Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian pohon tumbang terjadi di 27 titik, puluhan rumah rusak tersapu angin, hingga kebocoran gudang logistik KPU.
Hingga Minggu (10/11), komisioner KPU masih mengecek dampak peristiwa hujan disertai angin kencang ini. Namun diperkirakan, ratusan surat suara Pilkada Serentak 2024 rusak karena basah terkena air hujan.
Hasil inventarisasi sementara, dampak air hujan hanya merusak surat suara Pilwalkot, sedangkan surat suara Pilgub Jabar dipastikan masih aman. Selain pengecekan jumlah surat suara rusak, petugas memilah yang masih layak digunakan.
Ketua KPU Kota Cimahi, Anzhar Ishal Afryand, menjelaskan derasnya intensitas hujan dan angin kencang mengakibatkan air masuk melalui celah ventilasi gudang logistik. Padahal sebelum kejadian, gudang logistik telah dipastikan aman.
"Untuk gudang KPU sebelumnya tidak ada kebocoran, namun karena turun hujan disertai angin kencang kemarin sehingga air masuk lewat ventilasi mengenai surat suara dan barang logistik lainnya," ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (10/11).
Ia menyatakan, untuk proses sortir serta lipat surat suara sudah beres sejak beberapa hari lalu dibantu ratusan orang. Kemudian, surat suara ditutupi sampul dan dimasukan dalam kardus. Tapi karena tertetes hujan, kardus dan sampul menjadi lembek dan langsung merembes ke surat suara.
"Posisi penyimpanan surat suara Pilwalkot berdekatan dengan ventilasi, air masuk lewat sana (ventilasi) mengenai surat suara. Padahal, sebelumnya juga pernah hujan deras tapi kondisi gudang tidak apa-apa," bebernya.
Supaya tak mengganggu proses Pilkada, KPU Kota Cimahi sudah melakukan koordinasi dengan KPU Jawa Barat. Agar jika ada penggantian surat suara yang rusak, bisa segera diganti dengan yang masih baru.
"Kami sudah koordinasi langsung dengan Kadiv Logistik KPU Jawa Barat dan Ketua KPU Jabar, juga melaporkan kronologi maupun kendalanya," jelasnya. (DG/J-3)
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved