Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAWASLU Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) melakukan terobosan dengan melibatkan kelompok penyandang disabilitas dalam pengawasan Pilkada Banyumas 2024.
Inisiatif ini bertujuan memastikan hak pilih penyandang disabilitas diakomodasi secara optimal, serta memastikan bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) ramah bagi mereka.
Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif, menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok penyandang disabilitas sebagai kelompok rentan. “Meskipun memiliki keterbatasan fisik, hak-hak mereka tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan Pilkada,” ujarnya dalam acara Expo Sesarengan Pengawasan Pilkada Serentak, Minggu (13/10).
Baca juga : Pemilu Di Lembata masih Tak Ramah Difable
Imam menambahkan, pelibatan penyandang disabilitas dalam pengawasan partisipatif ini bertujuan memastikan bahwa mereka telah terdaftar sebagai pemilih dan dapat menggunakan hak suaranya secara setara.
“Jangan sampai pada hari pemungutan suara, mereka tidak mendapatkan surat suara atau menghadapi kesulitan karena TPS yang tidak ramah disabilitas,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh ratusan penyandang disabilitas dari berbagai kelompok, seperti Gerkatin, Soina, SMP Permata Hati, Bina Akses, dan SLB Yakut. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pentas seni, seperti musik, tari, pembacaan puisi, dan peragaan busana yang menampilkan talenta dari para penyandang disabilitas.
Baca juga : Mensos Tri Rismaharini Motivasi Penyandang Disabilitas untuk Raih Sukses
Selain itu, acara ini dimanfaatkan oleh Bawaslu untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi kelompok disabilitas dalam proses pemilu, terutama terkait aksesibilitas ke lokasi TPS. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh tahapan pemilu, dari pendaftaran hingga pemungutan suara, inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas," kata Imam.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan, serta perwakilan dari KPU Banyumas dan Forkompinda Kabupaten Banyumas.
Mereka memberikan apresiasi terhadap inisiatif Bawaslu Banyumas yang melibatkan penyandang disabilitas secara aktif dalam proses demokrasi.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan Pilkada yang inklusif, transparan, dan adil bagi semua kelompok masyarakat, termasuk mereka yang dianggap sebagai kelompok rentan. (H-2)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama dengan Yayasan Puspa Indah Mitra Kreatif dan Difapreneur menggelar Pelatihan Digital Marketing Difabel Setara Batch-4
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan semua ruang publik di bawah naungan Kemenag ramah bagi penyandang disabilitas.
Pemprov Bengkulu, menegaskan bahwa seluruh program pemerintah baik pusat maupun daerah harus bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat termasuk 7.200 orang difabel.
Pemkab Lamongan berkomitmen mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas. Salah satunya, memberikan wadah eksplorasi potensi difabel.
DI sebuah warung kecil di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Rini Puji Astuti tampak menata keset-keset yang diperdagangkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved