Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah diprediksi tidak hanya diwarnai kepopuleran para pasangan calon kepala daerahnya, tetapi juga diwarnai perang strategi untuk merayu para pemilih.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (8/9), meskipun belum memasuki masa kampanye calon kepala daerah di Pilgub Jawa Tengah, namun suasana politik di provinsi ini sudah mulai memanas dengan dipastikan majunya dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yakni Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen dan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang mulai berkeliling menyosialisasikan diri ke daerah.
Melangkah untuk mencapai kemenangan dalam perang bintang di Pilgub Jawa Tengah, pasangan calon Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen telah mendeklarasikan tim pemenangan.
Baca juga : Elite PDIP Nilai Andika Lebih Tepat Maju di Pilgub Jawa Tengah
Tidak tanggung-tanggung, ada 200 orang dikukuhkan dengan sejumlah purnawirawan jenderal di dalamnya baik sebagai dewan pembina, dewan penasihat, dan dewan pakar hingga pelaksanaan.
Sejumlah purnawirawan di tim Luthfi-Taj Yasin antara lain sebagai Ketua Tim Pemenangan Letnan Jenderal TNI (Purn) Anto Mukti Putranto (AM Putranto), di Dewan Pembinaan ada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdulrachman, Jenderal Polisi (Purn) Sutarman, Letnan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo, Komjen (Purn) Ari Dono Sukmanto, Letnan Jendral TNI (Purn) Bakti Agus Fadjari dan Mayjen TNI (Purn) Tolo Nugroho.
"Saya diutus oleh presiden terpilih Pak Prabowo Subianto untuk membantu memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin," kata AM Purwanto seusai pengukuhan Tim Pemenangan di Semarang, Sabtu. (8/9).
Baca juga : Cagub Jawa Tengah Andika Perkasa Minta Kader PDIP Masifkan Sosialisasi
Meskipun belum secara resmi membentuk tim pemenangan, kubu pasangan calon Andika Perkasa-Hendrar Prihadi juga diperkirakan akan bertabur bintang. Hal ini mengingat calon Gubernur Jawa Tengah ini merupakan mantan Panglima TNI yang masih mempunyai pengaruh cukup kuat di TNI, selain tentunya didukung tokoh-tokoh yang masih mempunyai pengaruh di Jawa Tengah seperti mantan Gubernur Ganjar Pranowo.
"Saya siap menjadi juru bicara di tim pemenangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, selain sebagai kader PDIP kedua calon ini juga telah membantu saya saat pilpres, maka diminta atau tidak saya tetap akan mensukseskan kandidat ini," kata Ganjar Pranowo.
Pakar Politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Wahid Abdurrahman mengatakan kedua pasangan calon punya kualitas mumpuni dan berpengalaman di bidangnya masing-masing, karena kualitas dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mempunyai rekam jejak dan proses panjang dalam kematangan sebagai bakal calon.
Baca juga : Pilgub Jawa Tengah Dipastikan Jadi Pertarungan Ahmad Luthfi vs Andika Perkasa
Calon Gubernur Andika Perkasa, ungkap Wahid Abdurrahman, merupakan mantan Panglima TNI yang cukup dikenal masyarakat. Sedangkan Ahmad Luthfi merupakan mantan Kepala Polda Jawa Tengah yang lama bertugas di provinsi ini. Hendrar Prihadi alias Hendi juga sukses saat menjabat Wali Kota Semarang. Kemudian, Taj Yasin Maimoen berpengalaman sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah serta punya jaringan santri.
Dari sisi kekuatan parpol pengusung, menurut Wahid Abdurrahman, pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen didukung koalisi gemuk yang mempunyai basis massa cukup besar seperti Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, PSI, Partai Demokrat, PPP, PKB, Partai NasDem, dan PKS mempunyai peluang cukup besar.
Sedangkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang diusung PDIP, lanjut Wahid Abdurrahman, tidak dapat dipandang enteng karena pengalaman yang sudah teruji memenangkan Pemilu Gubernur Jawa Tengah beberapa kali.
"Dengan kekuatan sendiri, PDIP lebih mudah berkonsolidasi di samping mempunyai basis tradisional, jaringannya terbukti, dan teruji," tambahnya.
Meskipun masih terlalu dini untuk melihat siapa yang lebih unggul satu sama lainnya, namun saat ini konsolidasi sudah masif dilakukan kedua pasangan calon dan titik krusial persaingan kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah diperkirakan akan terlihat jelang pemilihan pada Oktober-November mendatang. (AS/J-3)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan Posko Terpadu Lebaran 2026 sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
SEORANG supir truk meninggal dunia terlindas kendaraan sendiri setelah memarkirnya di jalan. Kecelakaan beruntut terjadi, Rabu (11/3), di Kabupaten Batang.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan status Siaga 1 adalah uji kesiapan rutin untuk personel & alat, bukan darurat nasional. Simak penjelasan lengkapnya di sini
Dengan jabatan baru itu, Lucky yang merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara itu otomatis menyandang pangkat jenderal bintang tiga TNI alias letnan jenderal.
Apa itu Siaga 1 TNI? Pelajari pengertian, prosedur operasional, hingga sejarah penetapannya di Indonesia dalam panduan komprehensif ini.
Apa yang terjadi jika Panglima TNI menetapkan Siaga 1? Pelajari prosedur kesiapsiagaan militer, instruksi operasi, dan pengaruhnya bagi masyarakat sipil.
Mabes TNI buka suara terkait beredarnya Telegram Panglima TNI mengenai status Siaga 1. Simak penjelasan Kapuspen TNI soal pengamanan objek vital nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved