Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) dari Partai NasDem, Ilham Akbar Habibie kembali melakukan safari. Kali ini putra mantan Presiden RI-3 BJ Habibie menyambangi lembaga veteran perang di Kota Bandung yakni Legiun Veteran RI (LVRI), Persatuan Purnawirawan dan Warakauri TNI dan Polri (Pebabri), Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), dan Badan Pembina Citra (BPC) Siliwangi, Senin (15/7).
Kepada veteran, Ilham mengatakan dirinya adalah politikus negara, yang menurutnya mirip dengan peran almarhum ayahnya, BJ Habibie.
"Saya ditanya oleh para veteran, apakah saya lebih cenderung sebagai politikus praktis atau politikus negara? saya jelas mengatakan di sini, saya lebih ke politisi negara," tegasnya di Sekretariat DPD PPAD Jabar.
Baca juga : Peran Anak Muda di Panggung Politik Mampu Pengaruhi Psikologis Pemilih
Ilham mengaku karakter politikus negara dia merupakan hasil didikan orangtuanya. "Jadi, karakter saya ini sangat mirip dengan bapak," ungkap Ilham.
Ilham mengakui, tidak bisa hindari politik praktis, meski berusaha menjadi negarawan, seperti calon gubernur lainnya. Namun, dia menegaskan prinsipnya tetap berorientasi pada kepentingan negara dan bangsa.
"Dengan bersilaturahmi dengan lembaga-lembaga veteran, ini sangat bermanfaat buat saya, karena beliau-beliau itu sangat berpengalaman dalam membangun negara dan bangsa kita. Saya banyak belajar dari perjuangan para veteran dan purnawirawan yang aktif dalam organisasi-organisasi tersebut," tuturnya.
Baca juga : Kiprah Politik Perempuan dalam Pusaran Badai
Menurut Ilham, manusia harus terus belajar, terutama jika ingin menjadi pemimpin.
"Karena tentu kita sebagai manusia harus terus belajar, bahkan kita harus terus belajar sampai titik darah penghabisan. Apa lagi kalau kita mau menjadi seorang pemimpin dalam hal apa pun," tandasnya.
Ketua Bidang Organisasi PPAD Jabar Muchtarul Sirat menyambut baik kehadiran Ilham Habibie di DPD PPAD Jabar. Apalagi Ilham mau menerima masukan dari para purnawirawan TNI yang ada di PPAD Jabar, terutama di bidang politik negara.
"Terlebih perjuangan sekarang tantangannya itu. Di satu pihak dia harus ikut politik praktis, di satu pihak politik negara. Yaitu memikirkan orang miskin. Dalam berdiskusi yang dilakukan bersama Ilham tidak akan berhenti di sini saja, melainkan akan berlanjut di kesempatan lain," ujar Muchtarul.
"Pesan sudah kami sampaikan, karena sudah berpolitik negara, beliau mau mendengarkan apa yang kita sampaikan," tambahnya. (Z-3)
Sengketa dalam penjualan kendaraan itu akan dipertimbangkan penyidik, karena mobilnya kini dalam sitaan KPK.
Penyidik KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi di Bank BJB tersebut sekitar Rp222 miliar.
KPK rampung memeriksa Ilham Habibie, pada Rabu (3/9). Dia mengaku dicecar soal pembelian mobil peninggalan BJ Habibie yang dibeli oleh RK.
Apa sebenarnya motif Ade Armando menyatakan Gibran adalah wapres terbaik yang dimiliki Indonesia? Tes ombakkah? Atau, jangan-jangan ada tujuan politik tertentu.
BJ Habibie: Visioner teknologi, Bapak Bangsa Indonesia. Kisah hidup inspiratif, kontribusi, dan warisan abadi.
Reza Rahadian menyebut kesempatan mengenal BJ Habibie sebagai keberuntungan dan pengalaman yang sangat berarti baginya.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
PDIP yang konsisten menolak usulan pilkada dipilih DPRD akan mendapatkan nilai tambah di mata publik.
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyitaan 4-5 juta hektare lahan sawit ilegal pada 2026, melengkapi 4 juta hektare yang telah disita sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved