Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGECEK kesiapan sebelum berkendara tentunya perlu dilakukan sebelum berpergian. Terlebih lagi yang harus diperhatikan adalah bagian part penting di kendaraan motor atat mobil kalian.
Salah satunya adalah sistem pengereman yang memiliki peran penting dan fatal untuk keselamatan berkendara. Namun terkadang hal yang tak diingin pun terjadi saat berkendara, seperti tiba-tiba bagian part tersebut bermasalah.
Dalam sistem pengereman yang paling bahaya masalahnya ketika cakram rem kondisinya panas saat dikendarai di jalanan yang menurun. Akibatnya kendaraan akan mengalami rem blong.
Baca juga : Bahaya Pakai Master Rem KW, Begini Cara Membedakannya
Namun hal tersebut bisa kalian atasi dan hindari dengan beberapa cara. Pastinya sebelum melewati jalan menurun, kalian perlu mengenal kendaraan tersebut dan menyadari resikonya.
Bahaya yang pertama adalah rem akan menjadi blong. Hal ini terjadi jika gesekan antara cakram dengan kampas terjadi secara terus menerus.
Cakram rem yang panas mengakibatkan daya cengkram tak berfungsi. Akbibatnya kendaraan mengalami rem blong.
Baca juga : Mengenal Gejala Angin Duduk, Berikut Penyebab dan Bahayanya
Lalu selanjutnya adalah sistem pengereman tidak berfungsi semestinya. Suhu panas yang berlebih membuat daya cengkram cakram rem menjadi kosong.
Sistem pengereman pun menjadi tak berfungsi. Banhkan jika hal ini terjadi, beberapa kali dicoba untuk melakukan pengereman pun tak bisa.
Bahaya yang terakhir adalah paling fatal. Kecelakaan lalu lintas akibat rem blong ini kerap kali terjadi. Bahkan tidak hanya pada jalanan yang menurun saja.
Baca juga : Ternyata Meniup Makanan Sebelum Menyuapi Anak Berbahaya, Ini Kata Dokter Anak
Hal tersebut bisa terjadi karena cakram rem yang panas dan tidak berfungsi kembali sebagai sistem pengereman.
Dari bahaya-bahaya di atas tentunya kalian bisa menghindarinya dengan beberapa cara dan tips.
Tips yang pertama adalah jangan terus dilakukan pengereman. Baiknya kalian sesekali melepas rem dan turun normal.
Baca juga : Distribusi dan Ritel Jadi Penopang Peningkatan Laba Bersih MPMX pada Semester I-2024
Jika kendaraan kalian berjenis manual, baiknya turunkan hingga gigi satu agar kendaraan tidak melaju kencang.
Selanjutnya adalah istirahatkan kendaraan sejenak. Jika kalian sudah mengenal dan mengetahui resikonya perjalanan jauh baiknya sesekali istirahatkan kendaraan.
Kendaraan yang didiamkan akan membuat mesin dan part lainnya kembali ke suhu normal. Jika sudah dirasa dingin, kalian bisa melanjutkan perjalanan kembali.
Cara yang terakhir sudah umum dan banyak dilakukan oleh pengendara. Biasanya jika cakram rem sudah dirasa panas saat perjalanan, pengendara akan membanjurnya dengan air.
Cakram rem yang panas ketika dibanjur air dipercaya dapat mendinginkan part tersebut. Cara ini pun sudah banyak dilakukan oleh orang-orang saat perjalanan jauh.
Dari beberapa tips soal sistem pengereman di atas, baiknya kalian lakukan saat berpergian terutama saat akan jalan jauh agar bisa selamat dan aman sampai tujuan. (Z-12)
Sebanyak 22 kendaraan mogok usai isi Pertalite campur air di SPBU Juanda Bekasi. Simak kronologi, penyebab, dan cara klaim ganti rugi di posko pengaduan.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved