Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROPELLER shaft adalah salah satu komponen dalam kendaraan yang juga dikenal sebagai driveshaft atau cardan shaft. Komponen ini adalah bagian dari sistem penggerak roda belakang atau keempat pada kendaraan dengan penggerak roda belakang atau empat roda (4WD). Propeller shaft menghubungkan transmisi dengan differential (diferensial) di bagian belakang kendaraan.
Propeller shaft adalah komponen yang fleksibel dan dirancang untuk menyesuaikan pergerakan vertikal roda belakang yang bergerak naik turun saat kendaraan melintasi jalan yang tidak rata atau tidak rata.
Biasanya, propeller shaft terbuat dari bahan yang kuat dan tahan terhadap torsi (putaran), seperti baja atau aluminium. Sistem penggerak roda belakang atau empat roda kendaraan mengandalkan propeller shaft untuk menggerakkan roda belakang atau keempat sehingga kendaraan dapat bergerak maju atau mundur.
Baca juga: Tips Lolos Uji Emisi, Cek Syarat dan Ketentuannya
Fungsi utama propeller shaft adalah mentransmisikan tenaga dari transmisi ke roda belakang atau roda keempat, sehingga menggerakkan kendaraan. Berikut penjelasannya.
Baca juga: Mengenal Desain Produk terkait Kendaraan Militer
Propeller shaft memiliki peran utama dalam mengalirkan tenaga putar dari transmisi ke gardan, terutama saat mobil melewati jalanan yang tidak rata. Melalui penggunaan universal joint, propeller shaft mampu beradaptasi dengan permukaan jalan, sehingga aliran putaran dari transmisi menuju gardan tetap lancar.
Selanjutnya, fungsi propeller shaft adalah mengamankan perpindahan putaran dari sistem transmisi ke gardan tanpa menimbulkan getaran atau kejutan yang mengganggu. Dengan adanya propeller shaft yang berfungsi dengan baik, pengemudi dapat merasa nyaman dan aman saat berkendara.
Yang tidak kalah penting, propeller shaft juga memiliki tugas untuk menyesuaikan perubahan jarak antara sistem transmisi dan gardan ketika mobil bergerak. Dalam perjalanan, jarak antara transmisi dan gardan bisa berubah, dan propeller shaft bertindak sebagai komponen yang dapat mengakomodasi perubahan ini sehingga putaran dari transmisi dapat tetap mengalir dengan lancar.
Cara kerja propeller shaft melibatkan poros propeller yang secara otomatis berputar saat kendaraan mulai bergerak. Selanjutnya, poros propeller akan mengalami pergerakan naik turun, yang disesuaikan dengan kondisi permukaan jalan, baik itu jalan yang rata atau rusak. Pergerakan naik turun ini disebabkan fakta bagian poros propeller di bagian belakang kendaraan terikat dengan suspensi mobil.
Tidak hanya itu, gerakan naik dan turun pada poros propeller juga mengakibatkan perubahan panjang dari komponen ini. Oleh karena itu, jarak antara transmisi dan differential juga perlu diatur agar semua komponen di sekitar poros tersebut tetap dalam kondisi yang baik dan tidak mengalami kerusakan dengan mudah. (Z-3)
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Sewa kepemilikan mobil merupakan model penggunaan kendaraan jangka panjang yang menggabungkan konsep sewa dengan peluang kepemilikan.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci kendaraan untuk menghilangkan lumpur dan kotoran, terutama di bagian bawah kendaraan.
IMPLEMENTASI solusi keamanan kendaraan terpadu berbasis internet of things (IoT) di ekosistem lintas industri terus diakselerasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved