Rabu 21 Juli 2021, 19:26 WIB

Auto2000 Ungkap Penyebab Ban Cepat Aus

RO | Otomotif
Auto2000 Ungkap Penyebab Ban Cepat Aus

Auto2000
.

 

PEMILIK mobil terkadang menemukan kasus dimana telapak ban mobil mengalami keausan tidak merata padahal belum memasuki masa ganti. Cntohnya telapak ban yang habis hanya pada satu sisi tertentu, sementara sisi lain dalam kondisi baik. Keausan yang tidak merata pada telapak ban bisa membuatnya kehilangan daya cengkeram dan berakibat fatal jika mengalami fenomena aquaplaning.

Merawat ban mobil agar lebih awet tidaklah sulit, namun sayangnya banyak yang melewatkan karena sibuk atau tidak sempat. Selagi beraktivitas di rumah di masa PPKM Darurat, pemilik mobil dapat mempelajari sebab telapak ban cepat aus dan kiat mengatasinya.

Tekanan Udara Ban Kurang

Ban tidak hanya berperan sebagai alas penggerak kendaraan, tapi juga merupakan tumpuan dari bobot mobil. Akibat tekanan udara yang tidak terjaga membuat dinding ban bekerja lebih berat dan mengalami defleksi berlebihan. Telapak ban juga turut mendapatkan tekanan berlebihan sehingga membuatnya cepat aus. Untuk mencegahnya, lakukan pengecekan berkala tekanan udara ban minimal satu minggu sekali.

Membawa Muatan Berlebihan

Kelebihan beban yang diterima akan diteruskan menuju telapak ban dan membuatnya menerima tekanan terlalu tinggi melebihi batas yang diperbolehkan. Perhatikan muatan mobil sesuai dengan yang disarankan pada buku manual perawatan kendaraan.

Lupa Spooring

Spooring atau wheel alignment berguna untuk menyetel ulang kaki-kaki setelah sekian lama digunakan. Pasalnya pemakaian mobil dalam jangka waktu panjang bisa membuat penyimpangan pada roda akibat pergerakan pada komponen kaki-kaki. Efeknya akan berpengaruh pada kerja roda yang tidak seimbang sehingga telapak ban habis secara tidak merata. Lakukan spooring dan balancing secara berkala di bengkel-bengkel Auto2000.

Kaki-Kaki Mobil Rusak

Kerusakan pada komponen kaki-kaki mobil seperti shock absorber yang bocor dapat berimbas pada kinerja suspensi yang tidak lagi optimal. Akibatnya ban yang mendapatkan beban berlebih pada titik-titik tertentu yang membuat telapak ban cepat aus, dan cenderung bergelombang. Pengecekan kaki-kaki mobil dan spooring ban mobil waktu servis berkala dapat mengetahui potensi kerusakan untuk mencegahnya.

Tidak Melakukan Rotasi Ban

Rotasi ban dilakukan untuk menjaga keseimbangan tingkat keausan semua ban mobil agar telapak ban menipis secara merata dan bertahap. Sebaiknya AutoFamily melakukan rotasi ban setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Manfaatkan layanan THS – Auto2000 Home Service yang dapat dipanggil untuk servis berkala di rumah sekaligus melakukan rotasi ban sesuai prosedur.

Perilaku Berkendara di Jalan

Gaya mengemudi agresif, seperti sering menekan pedal gas hingga habis atau mengerem mendadak, dapat membuat telapak ban mobil cepat aus,  termasuk sering menikung atau pindah lajur tiba-tiba. Oleh karenanya, jaga perilaku berkendara di jalan untuk mencegah ban mobil cepat aus.

"Telapak ban mobil bisa aus secara tidak merata dan memicu kecelakaan jika AutoFamily tidak rajin merawatnya," jelas Aftersales Division Head Auto2000  Nur Imansyah Tara, Rabu (21/7). (S-4)

Baca Juga

Auto2000

Penyebab Ban Kempis dan Pencegahannya

👤RO 🕔Senin 02 Agustus 2021, 18:48 WIB
Umumnya tekanan angin ban mobil akan berkurang dengan sendirinya seiring waktu. Terlebih saat jarang digunakan seperti saat parkir di rumah...
NMAA

Kompetisi Kemenperin PowerAce Digimodz Resmi Digelar

👤RO 🕔Senin 02 Agustus 2021, 17:18 WIB
Dari kompetisi ini diharapkan lahir karya-karya yang sesuai dengan tujuan kendaraan PowerAce sebagai kendaraan untuk mendukung aplikasi...
NMDI

Mobil Listrik Nissan LEAF Segera Hadir di Indonesia

👤RO 🕔Senin 02 Agustus 2021, 16:32 WIB
Kendaraan full electric ini dibanderol dengan harga Rp649 juta untuk opsi one tone dan Rp651 Juta untuk opsi dual...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ini Adalah Pekerjaan Kita

POLDA Metro Jaya menggelar program Vaksinasi Merdeka dengan target seluruh warga DKI Jakarta sudah menerima vaksin covid-19 tahap pertama pada 17 Agustus 2021.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya