Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUTAN negara agraris melekat pada Indonesia. Mengandung siratan negara yang memiliki lahan pertanian yang luas, keanekaragaman sumber daya alam melimpah dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. Pertanian memiliki peranan strategis dalam sektor pemenuhan kebutuhan pokok dan mampu mendongkrak sektor ekonomi, sosial dan perniagaan.
Mengulang kembali sejarah pada 1984, Indonesia berhasil swasembada beras. Mendapat pengahargaan dari FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) pada 1985. Dalam hal ini menjadi poin yang harus diraih kembali oleh bangsa Indonesia. Pangan merupakan kebutuhan paling mendasar untuk kelangsungan hidup.
Negara yang tidak mampu mencukupi kebutuhan pangannya, rentan terjadi gejolak. Baik gejolak harga maupun ketergantungan pasokan dari negara lain. Secara garis besarnya, kedaulatan negara bertumpu pada swasembada pangan.
Sejalan dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, maka akan kebutuhan pangan semakin tinggi. Secara tidak langung akan berdampak terhadap perekonomian dan kesejahteraan petani. Logikanya petani di Indonesia taraf hidupnya semakin baik, dan ini bisa memicu banyak orang untuk menjadi petani termasuk para pemuda yang memiliki potensi.
Realita tak semanis ekspektasi, di lapangan berkata beda. Regenerasi petani muda semakin menurun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020 ada sekitar 33,4 juta petani yang bergerak di semua komoditas sektor pertanian. Angka tersebut lebih kecil jika dibandingkan jumlah petani pada 2019 mencapai 34,58 juta dan 2018 tercatat 35,70 juta orang.
Adapun dari jumlah tersebut, petani muda yang berusia 20-39 tahun hanya 8% atau setara dengan 2,7 juta orang. Sekitar 30,4 juta orang atau 91% berusia di atas 40 tahun. Rendahnya minat anak muda terjun ke dunia pertanian, dikarenakan rendahnya upah tidak sebanding dengan prosesnya.
Langkah strategis perlu diterapkan untuk membangkitkan agripreneur muda berkecimpung di sektor pertanian. Agripreneur muda merupakan generasi muda yang memiliki jiwa enterpreneur, semagat baja, berani maju dan siap bersaing positif dengan perkembangan modernisasi.
Inovasi teknologi pertanian
Bertani tidak harus kotor atau penuh lumpur. Teknologi hadir memberikan solusi dan inovasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus terus di lakukan. Pelatihan SDM sangat perlu untuk mendorong pemanfaatan teknologi. Mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, pengelolaan pasca panen dan bagaimana strategi penjualan.
Pemerintah harus memberikan jaminan atas peningkatan pendapatan petani. Dengan memberikan perlindungan harga yang layak. Selama ini harga pokok penjualan (HPP) yang ditetapkan pemerintah masih di bawah biaya produksi.
Pertanian merupakan garda terpenting dalam situasi pandemi. Memiliki peran kuat dalam pemenuhan pangan nasional dalam menjaga imunitas tubuh. Tren kehidupan sekarang perlu makan sehat dan memanfaatkan alam. Masyarakat terdorong untuk memilih bahan pangan yang sehat dan aman. Peluang ini merupakan momentum baik bagi pengusaha pertanian.
Peran agripreneur muda dengan teknologi, akan memudahkan dalam proses dan strategi penjualan hasil produksi. Digitalisasi melalui e-commerce mampu memperpendek rantai pasok dan mempermudah penjualan. Pasar yang luas terbuka bagi petani muda untuk terus berinovasi. Jika pemanfaatan teknologi dikorelasikan dengan jiwa wirausaha muda, hasilnya akan optimal. Berdampak terhadap perekonomian bangsa dan stabilitas ketahanan pangan terjaga, serta mampu meraih kembali predikat negara swasembada pangan.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
PROGRAM Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Petani muda
Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Temanggung, Jawa Tengah, mendapat pelatihan budidaya bawang merah sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Peneliti ciptakan alat 'Stomata In-Sight' untuk mengamati pori-pori daun saat bernapas. Teknologi ini diharapkan mampu menciptakan tanaman yang lebih hemat air.
PEMERINTAH Kabupaten Pati secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah seluas 5,2 hektare kepada Perum Bulog.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved