Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

LeBron James akan Tampil Laga NBA All-Star Ke-21 di Usia 41

Basuki Eka Purnama
15/2/2026 03:56
LeBron James akan Tampil Laga NBA All-Star Ke-21 di Usia 41
Bintang Los Angeles Lakers LeBron James(AFP/RONALD MARTINEZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

BINTANG Los Angeles Lakers, LeBron James, bersiap kembali mengukir tinta emas dalam sejarah bola basket dunia. Di usianya yang menginjak 41 tahun, James dipastikan akan tampil dalam laga NBA All-Star ke-21 sepanjang kariernya yang akan digelar di Intuit Dome, Los Angeles. Penampilan ini sekaligus memperpanjang rekor seleksi dan partisipasi terbanyak dalam sejarah liga.

Kembalinya James ke panggung All-Star tahun ini terasa spesial setelah ia sempat absen pada edisi 2025 di San Francisco akibat kendala fisik. 

Absensi tersebut sempat menghentikan catatan 20 penampilan beruntunnya sejak debut pada 2005 silam. Kini, di musim ke-23, James menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang mampu bersaing di level tertinggi hingga dekade kelima hidupnya.

“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari All-Star Weekend dan pertandingan besar itu. Setelah itu saya akan mencoba mencari waktu untuk beristirahat,” ujar James, dikutip dari laman NBA.

Meski menyandang status sebagai pemain tertua di liga, performa James belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan. 

Sesaat sebelum jeda All-Star, ia memimpin Lakers menumbangkan Dallas Mavericks dengan skor 124-104. 

Dalam laga tersebut, James mencatatkan triple-double ke-123 sepanjang kariernya dengan torehan 28 poin, 12 assist, dan 10 rebound. 

Capaian ini menjadikannya pemain tertua dalam sejarah NBA yang mampu membukukan statistik tersebut, sekaligus membawa Lakers mengantongi rekor 33-21.

Rekan setimnya, Austin Reaves, mengaku kagum dengan konsistensi sang megabintang. Menurutnya, kualitas permainan James masih setara dengan masa mudanya.

“Kecepatan bermainnya masih sama, atletismenya, tentu saja kecerdasan bermainnya. Ya, dia masih salah satu pemain terbaik di NBA. Dia menjadi All-Star karena memang layak,” kata Reaves. 

Senada dengan Reaves, pelatih Lakers JJ Redick menggambarkan fenomena ini sebagai "puncak performa yang berlangsung selama 23 tahun."

Perjalanan James di All-Star adalah potret evolusi NBA. Pada debutnya dua dekade lalu, ia bermain bersama legenda seperti Shaquille O’Neal dan Allen Iverson untuk menghadapi Kobe Bryant hingga Tim Duncan. 

Kini, ia berdiri di panggung yang sama melawan generasi baru yang tumbuh besar dengan menyaksikannya bertanding.

Walau begitu, James mengakui bahwa faktor usia mulai memberikan batasan pada ketahanan fisiknya. 

“Permainan saya tidak akan ke mana-mana. Ini hanya soal tubuh saya,” tegasnya.

Menutup keterangannya, James mengungkapkan bahwa kegembiraan adalah bahan bakar utamanya saat ini. 

“Saya ini anak 41 tahun yang ceria. Saya dibayar untuk bermain basket. Mengapa saya tidak bahagia? Saya bisa bersama putra saya, rekan semati, dan para penggemar luar biasa yang mendukung saya sepanjang karier. Saya menikmati apa yang saya lakukan,” pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya