Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Teka-teki Kembalinya Serena Williams: Lampu Hijau dari ITIA dan Isyarat yang Kontradiktif

Basuki Eka Purnama
10/2/2026 08:07
Teka-teki Kembalinya Serena Williams: Lampu Hijau dari ITIA dan Isyarat yang Kontradiktif
Mantan Petenis AS Serena Williams(AFP/MONICA SCHIPPER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

SPEKULASI mengenai kembalinya legenda tenis dunia, Serena Williams, ke arena kompetisi profesional semakin memanas. Pemegang 23 gelar Grand Slam tersebut secara resmi akan memenuhi syarat untuk berkompetisi kembali mulai Minggu, 22 Februari mendatang.

Kepastian ini muncul setelah nama Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat. 

Pihak ITIA mengonfirmasi kepada BBC Sport bahwa petenis Amerika Serikat (AS) tersebut dapat mendaftarkan diri dalam turnamen mulai tanggal yang telah ditentukan.

Aturan Enam Bulan dan Pool Tes Narkoba

Sesuai regulasi badan integritas tenis, pemain yang telah menyatakan pensiun wajib menjalani prosedur khusus jika ingin kembali bertanding di turnamen resmi. 

Prosedur tersebut mengharuskan pemain tersedia untuk menjalani tes doping di luar kompetisi selama minimal enam bulan.

Pada Desember lalu, ITIA mengonfirmasi bahwa Williams telah kembali masuk dalam daftar pemain yang terdaftar dalam kolam (pool) pengujian zat terlarang. 

Selama berada dalam sistem ini, Williams wajib memberikan laporan lokasi keberadaannya selama satu jam setiap hari kepada petugas penguji.

Isyarat yang Membingungkan

Meski secara administratif jalur menuju comeback sudah terbuka, Serena Williams tetap menunjukkan sikap yang sulit ditebak. 

Sejak menyatakan berevolusi menjauh dari tenis setelah AS Terbuka 2022, Williams belum pernah memberikan pengumuman resmi terkait kembalinya dia ke tur WTA.

Respons Williams di media sosial dan wawancara publik pun cenderung kontradiktif. Pada Desember lalu, petenis berusia 44 tahun itu sempat mencuitkan pernyataan tegas, "Saya TIDAK akan kembali. Kabar burung ini sungguh gila."

Namun, sikapnya melunak saat tampil di Today Show akhir Januari. Ketika ditanya mengenai kemungkinan kembali, ia menjawab, "Saya tidak tahu, saya hanya akan melihat apa yang terjadi." 

Saat pewawancara Savannah Guthrie menyebut jawaban itu sebagai sebuah sinyal "mungkin", Williams dengan cerdik membalas, "Itu bukan sebuah kata mungkin."

Ketika didesak lebih jauh mengenai statusnya dalam pengujian doping, Williams memilih untuk mengelak. 

"Saya tidak tahu apakah saya sempat keluar (dari daftar tes). Dengar, saya tidak bisa membahas ini. Jika saya ingin mengakhiri rumor ini... dengar, saya hanya ingin pergi tidur," ujarnya.

Fokus pada Kesehatan

Di luar urusan teknis lapangan, Williams belakangan menjadi sorotan setelah berbicara terbuka mengenai penggunaan obat penurun berat badan. Ia bahkan tampil dalam iklan obat tersebut yang ditayangkan pada sela-sela ajang Super Bowl.

Hingga saat ini, pihak agen Serena Williams maupun WTA masih enggan memberikan komentar resmi. 

Dunia kini menanti apakah sang pemilik rekor gelar Grand Slam terbanyak di era Terbuka ini akan benar-benar mengayunkan raketnya lagi atau tetap menikmati masa "evolusinya" di luar lapangan. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya