Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Mengapa Gaya Main Janice Tjen Jadi Mimpi Buruk Pemain Top 30? Ini Analisisnya

Basuki Eka Purnama
20/1/2026 17:51
Mengapa Gaya Main Janice Tjen Jadi Mimpi Buruk Pemain Top 30? Ini Analisisnya
Petenis Indonesia Janice Tjen(AFP/DAVID GRAY)

PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, tengah menjadi pembicaraan hangat di sirkuit profesional. Bukan sekadar kemenangan biasa, Janice mulai dikenal sebagai pemain yang mampu menjinakkan petenis dengan peringkat jauh di atasnya, termasuk para penghuni 30 besar dunia.

Kunci utama yang membuat Janice menjadi "mimpi buruk" bagi lawan-lawannya terletak pada kecerdasan taktis dan variasi pukulan yang tidak lazim. Berbeda dengan gaya permainan modern yang cenderung mengandalkan kekuatan power hitting dari garis belakang, Janice justru merusak ritme lawan dengan kombinasi slice yang rendah, dropshot akurat, dan penempatan bola yang sangat presisi.

Variasi Pukulan yang Mematikan

Banyak pemain top 30 yang terbiasa dengan adu reli keras. Namun, saat menghadapi Janice, mereka dipaksa keluar dari zona nyaman. Janice sering kali mengubah kedalaman bola secara mendadak, membuat lawan sulit membangun momentum serangan. Intensitas pergerakan kakinya yang eksplosif juga memungkinkannya menjangkau bola-bola sulit dan membalikkan keadaan dalam posisi tertekan.

Selain faktor teknis, mentalitas Janice di lapangan menjadi pembeda. Ia dikenal sangat tenang meski menghadapi poin-poin krusial melawan pemain berpengalaman. Hal ini seringkali memicu frustrasi di pihak lawan, yang berujung pada banyaknya kesalahan sendiri (unforced errors) dari para pemain unggulan tersebut.

"Saya hanya mencoba fokus pada setiap poin dan tidak terintimidasi oleh peringkat lawan. Di lapangan, semua memiliki peluang yang sama," ujar Janice dalam sebuah kesempatan wawancara usai pertandingan.

Tren positif ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan kenaikan peringkat dunianya. Jika konsistensi ini terjaga, Janice Tjen diprediksi akan segera menembus jajaran elit petenis dunia dan menjadi ancaman serius di turnamen-turnamen Grand Slam mendatang.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya