Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RED Bull Racing akan kehilangan salah satu sosok paling berpengaruh setelah dua dekade, menyusul keputusan penasihat motorsport, Helmut Marko, untuk mengundurkan diri pada akhir musim 2025.
Pria berusia 82 tahun ini telah menjadi bagian integral dari kesuksesan luar biasa tim sejak pembentukannya pada 2005, yang menghasilkan enam gelar juara konstruktor dan delapan gelar pembalap Formula 1.
Marko, yang juga dikenal sebagai tangan kanan mendiang salah satu pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, telah menjadi arsitek di balik program pembalap junior tim.
Di bawah pengawasannya, sebanyak 20 pembalap telah dikembangkan, termasuk juara dunia seperti Sebastian Vettel dan Max Verstappen, saat Marko diketahui memiliki hubungan yang sangat dekat.
Dalam sebuah pernyataan dari Red Bull, disebutkan bahwa Marko, seorang mantan pembalap Formula 1 dan pemenang Le Mans, telah "memutuskan untuk mundur pada akhir 2025."
Marko sendiri menyampaikan perasaannya terkait keputusan ini:
"Saya telah terlibat dalam dunia motorsport selama enam dekade sekarang, dan 20 tahun lebih terakhir di Red Bull merupakan perjalanan yang luar biasa dan sangat sukses," ujar Marko. "Ini adalah waktu yang indah yang dapat saya bantu bentuk dan bagikan dengan begitu banyak orang berbakat. Semua yang telah kami bangun dan capai bersama memenuhi saya dengan rasa bangga," papar Marko.
"Kegagalan tipis untuk memenangkan kejuaraan dunia musim ini telah menyentuh saya secara mendalam dan memperjelas bagi saya bahwa sekarang adalah saat yang tepat bagi saya pribadi untuk mengakhiri bab yang sangat panjang, intens, dan sukses ini," lanjutnya.
Oliver Mintzlaff, CEO proyek dan investasi perusahaan yang kini bertanggung jawab atas program Red Bull secara keseluruhan, mengatakan keputusan itu diambil setelah "percakapan yang panjang dan intens."
"Helmut mendekati saya dengan keinginan untuk mengakhiri perannya sebagai penasihat motorsport pada akhir tahun," kata Mintzlaff. "Saya sangat menyesali keputusannya, karena dia telah menjadi sosok yang berpengaruh selama lebih dari dua dekade, dan kepergiannya menandai berakhirnya era yang luar biasa," ungkap Mintzlaff.
Mintzlaff menambahkan bahwa Marko memiliki "jasa yang tak tertandingi" bagi tim dan seluruh keluarga motorsport Red Bull.
"Instingnya untuk bakat luar biasa tidak hanya membentuk program junior kami tetapi juga meninggalkan dampak abadi pada Formula 1 secara keseluruhan. Nama-nama seperti Sebastian Vettel dan Max Verstappen mewakili banyak pembalap yang ditemukan, didukung, dan dibimbing ke puncak di bawah kepemimpinannya," tutup Mintzlaff.
Menurut sumber internal, keputusan Marko disebut-sebut dipengaruhi oleh pergeseran kontrol yang ia rasakan menyusul perubahan organisasi pascapemecatan mantan kepala tim Christian Horner, Juli lalu.
Di awal 2024, Verstappen sendiri sempat berperan penting dalam memastikan Marko mempertahankan perannya di tengah perebutan kekuasaan.
Di masa lalu, Marko juga sempat terlibat dalam kontroversi, termasuk mengaitkan performa mantan pembalap Red Bull, Sergio Perez, pada 2023 dengan etnisitasnya, sebuah komentar yang kemudian ia minta maaf. Kepergian Marko pada akhir 2025 benar-benar akan menutup babak penting dalam sejarah Red Bull. (bbc/Z-1)
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Jelang GP Abu Dhabi, pembalap Red Bull Max Verstappen memilih untuk menjalani persiapan dengan santai, banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum terbang ke Uni Emirat Arab.
Pembalap Red Bull Yuki Tsunoda tetap optimistis soal kariernya di Formula 1 meski tidak lagi mengisi satu dari dua kursi pembalap utama timnya di musim 2026 setelah digantikan Isack Hadjar.
Vettel menegaskan bahwa posisi Helmut Marko di Red Bull bukanlah peran yang mudah untuk digantikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved