Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals usai menaklukkan Carlos Alcaraz dua set langsung, 7-6 (7/4), 7-5.
Kemenangan ini menjadi penegasan 2025 menjadi musim terpenting dalam kariernya. Dia selalu lolos final empat grand slam tahun ini dengan dua gelar dan kini sukses mempertahankan titel ATP Finals.
“Ini musim yang luar biasa. Tahun ini saya masuk empat final Grand Slam, datang ke sini, menang lagi, dan punya rentetan kemenangan besar di akhir musim. Luar biasa,” ujar Sinner.
Petenis berusia 24 tahun itu menyelesaikan perjalanan tahun ini penuh drama, termasuk ketika terkena hukuman larangan bertanding tiga bulan akibat kontaminasi zat clostebol yang kemudian dinyatakan tidak bersalah oleh Badan Anti-Doping Dunia.
Sinner menegaskan yang paling berharga bukan trofi semata, melainkan perkembangan dirinya sendiri.
“Yang paling penting, saya merasa menjadi pemain yang lebih baik dibanding tahun lalu. Saya selalu bilang, kalau terus bekerja dan ingin menjadi lebih baik, hasilnya akan datang. Tahun ini buktinya seperti itu," ucapnya.
Didukung sorakan riuh pendukung tuan rumah, Sinner tampil tenang dan tajam mengandaskan Alcaraz. Begitu memenangi poin terakhir, Sinner jatuh terduduk, campuran lega dan bahagia.
Tak hanya karena mengakhiri musim dengan trofi, tetapi juga karena menuntaskan beban mental sepanjang tahun.
“Ada banyak hal yang saya pikirkan, tapi di saat bersamaan tidak banyak. Tekanannya besar. Kalau saya kalah poin itu, kami masuk tie-break dan pertandingan bisa berubah,” katanya.
Kemenangan atas Alcaraz kali ini menjadi yang kedua sepanjang tahun sekaligus balasan manis setelah kehilangan posisi petenis nomor satu dunia pada akhir musim.
Sementara itu, Alcaraz, meski menutup tahun dengan posisi peringkat satu dunia tetap frustrasi dengan peluang yang terbuang di ATP Finals. Dia musim ini juga mengemas dua grand slam.
“Sekarang yang terlintas di kepala saya adalah beberapa poin dan pukulan yang saya lewatkan. Misalnya, volley backhand yang saya gagal lakukan. Saya melewatkan beberapa volley backhand dan saya benar-benar kecewa,” kata Alcaraz.
“Menurut saya itu kuncinya, karena itu momen penting dan saya tidak menyelesaikan poin. Itu pukulan yang sangat penting dan hari ini saya tidak melakukannya dengan baik," ucap petenis Spanyol itu. (H-3)
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
Petenis Kanada Felix Auger-Aliassime melaju ke semifinal ATP Finals melawan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz setelah mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev.
Jannik Sinner mengalahkan Ben Shelton 6-3 dan 7-6 (3), untuk mempertahankan catatan sempurnanya di ATP Finals.
Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors ATP Finals.
Alex de Minaur mempertahankan asa lolos ke semifinal ATP Finals dan kemudian mengakhiri mimpi Taylor Fritz di Turin, saat ia meraih kemenangan 7-6 (3) dan 6-3 di ATP Finals.
Carlos Alcaraz menelan kekalahan pertama di musim 2026 setelah dihentikan Daniil Medvedev di semifinal Indian Wells.
Daniil Medvedev sukses memutus 16 kemenangan beruntun Carlos Alcaraz untuk melaju ke final Indian Wells 2026. Ia akan menghadapi Jannik Sinner di partai puncak.
CARLOS Alcaraz melanjutkan awal musim yang sempurna sekaligus membalas kekalahan dari Cameron Norrie untuk memastikan tempat di semifinal turnamen ATP Masters 1000 Indian Wells 2026.
Carlos Alcaraz sempat kehilangan set pertama dan tertinggal break di awal set kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 6-7 (6), 6-3, dan 6-2.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Carlos Alcaraz mengincar gelar ketiga di Indian Wells 2026 dengan modal 12 kemenangan beruntun. Simak pengakuan sang petenis nomor 1 dunia tentang ambisi mengejar rekor Novak Djokovic
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved