Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putra bulu tangkis Indonesia Jonatan Christie tampil dengan kepercayaan diri tinggi di turnamen BWF World Tour Super 750
Prancis Terbuka 2025, berbekal gelar juara di turnamen level yang sama, Denmark Terbuka 2025, pekan lalu.
Jonatan melangkah ke putaran kedua Prancis Terbuka setelah mengalahkan wakil Jepang Kenta Nishimoto dengan skor 21-18 dan 21-12 di babak 32 besar di Glaz Arena, Chemin du Bois de la Justice, Rabu (22/10).
"Pasti dengan saya juara di Denmark Terbuka, kepercayaan diri bertambah dan itu menjadi modal bagus buat pertandingan-pertandingan saya ke depannya," ujar Jonatan melalui keterangan resmi PBSI.
Meski baru tiba di Prancis, awal pekan, dan masih menjalani masa pemulihan setelah laga-laga panjang di Denmark, Jonatan tetap mampu tampil solid. Ia menyebut pentingnya menjaga keseimbangan antara fokus permainan, kondisi fisik, dan pemulihan.
"Semoga saya bisa terus menjaga permainan, pikiran, dan recovery tubuh saya," ujarnya.
Jonatan juga mengatakan kondisi lapangan di Prancis berbeda dibandingkan dengan di Denmark, terutama dari sisi karakter shuttlecock dan arah angin yang memengaruhi strategi permainan.
"Keadaan lapangan di Prancis agak beda, shuttlecock-nya lebih lambat dan tidak ada angin, jadi perlu adaptasi lagi karena hal itu pasti
berpengaruh ke strategi permainan," katanya.
Kemenangan atas Nishimoto memperpanjang catatan pertemuan Jonatan menjadi 14-9, sekaligus menjaga momentum positifnya di tur Eropa.
Ia akan kembali berhadapan dengan pemain Jepang Koki Watanabe yang melaju ke 16 besar Prancis Terbuka setelah mengalahkan wakil India Ayush Shetty dengan skor 21-19 dan 21-19. (Ant/Z-1)
Jonatan Christie menundukkan tunggal peringkat satu dunia Shi Yuqi lewat drama rubber gim, 13-21, 21-15, dan 21-15 di babak final Denmark Terbuka 2025.
Di laga final Denmark Terbuka, Fajar/Fikri menyerah 18-21, 21-15, dan 19-21, kepada ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang bermain solid.
Jonatan mengalahkan wakil Tiongkok, Shi Yu Qi, lewat pertarungan tiga gim.
Fajar/Fikri takluk dari wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Fajar/Fikri akan berhadapan dengan asal Tiongkok, Liang Weng Keng/Wang Chang.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved