Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan tidak dapat menjamin pemberian bonus bagi atlet yang berangkat secara mandiri dan meraih prestasi pada SEA Games 2025 di Thailand.
Meski demikian, pemerintah tetap membuka peluang bagi federasi atau pengurus besar (PB) yang ingin mengirim atlet di luar kontingen resmi, selama atlet tersebut memiliki potensi meraih medali.
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono menjelaskan, keputusan tersebut merupakan arahan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam rapat persiapan SEA Games.
"Khusus untuk SEA Games ini atlet-atlet yang akan kita kirim adalah atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan oleh PB-PB yang sekarang sudah dipelatnaskan," ujar Surono.
Ia menyampaikan, Kemenpora akan memanggil 48 PB cabang olahraga yang telah menjalani pelatnas untuk melakukan sinkronisasi dan pengkajian terhadap kesiapan serta peluang medali.
"Kami akan menyiapkan tim sinkronisasi dan review dari tim pakar, tim review kita, kemudian juga dari perwakilan KONI dan KOI," katanya.
Terkait keberangkatan mandiri, Surono menegaskan hanya atlet dengan peluang medali yang akan dipertimbangkan untuk diberangkatkan.
"Kami membuka opsi mandiri dengan catatan memang atlet-atlet tetap yang dipersiapkan adalah yang punya peluang untuk medali," ujarnya.
Namun, ia memastikan pemerintah belum dapat memberikan jaminan bonus bagi atlet yang berprestasi di luar kontingen resmi.
"Khusus untuk yang mandiri, mohon maaf, mungkin untuk bonus, kemungkinan itu nanti akan kita tangguhkan, kemungkinan tidak diberikan," kata dia.
Surono menambahkan, evaluasi terhadap cabang olahraga akan dilakukan secara rutin. Hasil pengkajian itu akan menentukan jumlah atlet dan cabang yang dikirim ke Thailand.
"Jumlah atlet nanti hasil review, mungkin seminggu atau dua minggu selesai. Nanti akan kami laporkan ke Pak Menteri agar nanti Pak Menteri yang akan bisa merilis mengenai berapa jumlah atlet yang akan diikutsertakan," ujarnya.
Ia menjelaskan, anggaran SEA Games yang mencapai Rp60 miliar akan disalurkan melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selaku pelaksana multi event internasional.
"Jadi bukan ke PB-PB. Kalau pelatnas itu ada di PB-PB, sedangkan untuk pengiriman atlet itu ada di KOI," kata Surono.
Lebih lanjut, Surono memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan melalui sistem pengawasan berbasis digital.
"Kami sudah mempunyai pengawasan pendampingan melalui software. Jadi setiap bulan itu bisa diketahui apa yang dilakukan, berapa yang dibelanjakan, dan digunakan untuk apa. Semua transparan," tegasnya.
Ia menuturkan, SEA Games tetap menjadi sasaran antara dalam pembinaan jangka panjang menuju Olimpiade. "Makanya cabang olahraga yang kita pelatnaskan tidak terputus. Itu adalah atlet-atlet yang kita persiapkan di Olimpiade. SEA Games sasaran antara," katanya. (I-2)
Tim para panahan Indonesia berhasil menciptakan kejutan di ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved