Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG turnamen Denmark Terbuka 2025, ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terus mematangkan persiapan.
Pasangan juara Tiongkok Terbuka 2025 itu akan menjadi salah satu dari 15 wakil Indonesia yang tampil pada turnamen bulu tangkis level BWF Super 750 tersebut.
Fajar/Fikri memanfaatkan waktu sekitar dua pekan untuk memperbaiki pola permainan sekaligus meningkatkan kekuatan fisik, yang menjadi bahan evaluasi dari dua turnamen sebelumnya, Tiongkok Masters dan Korea Terbuka, saat mereka menembus semifinal dan final.
“Untuk saya pribadi, kondisi dan persiapan di latihan cukup baik. Kami memaksimalkan waktu yang ada dengan melatih lagi fokus di lapangan, menambah power dan bagaimana menerapkan pola dengan lebih rapi,” ujar Fikri dalam keterangannya.
“Persiapan kami sudah cukup untuk beraksi di sini. Yang berbeda dari dua tur Asia kemarin paling lebih ke adaptasi cuaca yang sudah mulai dingin,” timpal Fajar.
Soal peluang bertemu ganda Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae di babak semifinal, Fajar/Fikri memilih tak berandai-andai. Keduanya enggan terlalu jauh memikirkan lawan tertentu dan ingin menjaga fokus dari awal turnamen.
“Di turnamen ini semua yang ikut mempunyai kualitas dan level yang merata jadi lawan kami bukan hanya Kim/Seo. Kami mau fokus ke pertandingan babak pertama dulu, kami harus waspada sejak awal,” kata Fajar.
“Ini akan menjadi turnamen ke lima bareng Fikri, semoga kami bisa konsisten dan lebih baik hasilnya dari sebelum-sebelumnya,” tambahnya.
Pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, berharap Fajar/Fikri mampu menjaga konsistensi dan menunjukkan peningkatan performa.
“Semoga Fajar/Fikri bisa terus semakin membaik hasilnya. Paling tidak konsisten hingga babak akhir atau bahkan bisa sampai juara,” ucap Anton.
Selain Fajar/Fikri, Anton juga menyoroti dua pasangan lainnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana serta duet baru Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat. Ia ingin melihat Leo/Bagas kembali ke performa terbaik setelah sempat menurun dalam beberapa turnamen terakhir.
“Untuk Leo/Bagas, saya ingin lihat mereka coba bangkit lagi, kembali ke level yang sebenarnya ketika bisa juara di Korea Open tahun lalu dan runner up All England tahun ini. Saya juga sudah diskusi dan memberikan latihan ekstra bagaimana di poin-pon akhir untuk tidak banyak melakukan error, hal yang terjadi dengan mereka di beberapa turnamen belakangan,” ujar Anton.
Sementara untuk pasangan baru Rian/Rahmat, Anton menilai turnamen ini akan menjadi ajang penting untuk menguji kekompakan mereka di pertandingan sebenarnya.
“Sedangkan untuk Rian/Rahmat, sama seperti Rian/Yeremia kemarin, saya ingin lihat sejauh mana kekompakan mereka dari sisi kemistri, kecocokkan pola permainan dan tempo permainan di laga yang sebenarnya. Bila dilihat di latihan cukup baik karena Rahmat gaya mainnya kan banyak di depan jadi bisa blend dengan Rian yang dominan di belakang,” jelasnya.
Tim Indonesia telah memulai latihan di Practice Court pada Senin (13/10) siang waktu Denmark dan menjajal arena pertandingan pada malam harinya.
Denmark Terbuka 2025 akan digelar di JYSKE Bank Arena, Odense, pada 14–19 Oktober mendatang. Turnamen berhadiah total 950 ribu dolar Amerika Serikat ini menjadi salah satu ajang penting dalam kalender bulutangkis dunia.
Tunggal Putra
Tunggal Putri
Ganda Putra
Ganda Putri
Ganda Campuran
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved