Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Spanyol Carlos Alcaraz menghadapi ujian terberat dalam debutnya di Jepan Terbuka, Senin (29/9), tetapi tampil gemilang untuk memastikan tempatnya di final guna bertemu mantan juara Taylor Fritz.
Petenis No.1 dunia itu mengatasi Casper Ruud dengan 3-6, 6-3, dan 6-4 di ajang ATP 500 tersebut.
"Saya punya banyak peluang di set pertama. Saya mendapat empat break point kalau tidak salah. Ini hanya soal detail, jadi saya berusaha lebih positif daripada set pertama," kata Alcaraz seperti disiarkan ATP.
Dengan kemenangannya dalam tempo 2 jam 8 menit itu, Alcaraz mencatatkan kemenangan ke-66 dalam satu musim, yang merupakan rekor
pribadinya.
Pada Selasa (30/9), petenis Spanyol berusia 22 tahun itu akan berusaha membalas dendam atas Fritz, yang mengalahkannya di Piala Laver, pekan lalu.
"Saya tahu dia bermain sangat baik akhir-akhir ini," kata Alcaraz tentang Fritz, yang juga mengalahkan Alexander Zverev di San Francisco.
"Ini tantangan lain bagi saya dan saya menantikannya," lanjutnya.
Sejak mengalami cedera pergelangan kaki kiri dalam pertandingan pembuka Tokyo melawan Sebastian Baez, Alcaraz meredam kekhawatirannya dan membuktikannya dengan kemenangan-kemenangan gemilang.
Namun, melawan Ruud, yang terus-menerus mengujinya dengan top spin keras dan sudut-sudut lapangan, petenis Spanyol itu menjadi tidak nyaman.
Menghadapi break point di gim ketujuh, Ruud menyerang sudut backhand Alcaraz. Meskipun berhasil mengembalikan bola, Alcaraz tampak ragu saat mencoba meraih bola tersebut.
Taktik Alcaraz yang agresif dan penuh risiko pada set pertama menghasilkan 15 kesalahan sendiri, tetapi memperbaiki diri pada set kedua hingga menemukan konsistensi dalam servisnya.
Ia hanya kehilangan empat dari 24 poin servisnya, untuk mengalahkan Ruud dan menyamakan kedudukan.
Dari sana, Alcaraz menunjukkan kebebasan bergerak dan pukulannya yang kuat sehingga membungkam keraguan akan cedera.
Namun, untuk mengalahkan Fritz di final, petenis Spanyol itu membutuhkan penampilan servis yang meyakinkan melawan salah satu pemain
servis paling tangguh di tur.
Meskipun kalah, Ruud naik dua peringkat ke posisi ke-11 di ATP Live Race To Turin.
Sementara itu, Fritz melaju ke final Jepang Terbuka setelah mengalahkan rekan senegara Jenson Brooksby 6-4 dan 6-3.
Beberapa kali kalah dari baseline, Fritz menebus dengan 13 ace untuk mengamankan final lapangan keras pertamanya pada 2025, dan naik ke posisi kelima ATP Live Race To Turin.
"Saya melakukan servis dengan sangat baik. Persentase servis pertama dan spot yang tinggi," ujar Fritz. "Servis saya membantu saya melewatinya." (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved