Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PAPUA Athletics Center (PAC) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam kejuaraan Jateng Terbuka 2025, yang digelar pada 3–5 Juli 2025 di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang.
Dalam kejuaraan atletik yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah ini, PAC berhasil mengoleksi 6 medali, terdiri dari 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu, sekaligus menempatkan tim di posisi keempat dalam klasemen umum perolehan medali.
Sekretaris Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan desentralisasi yang dilakukan PB PASI bersama PT Freeport Indonesia. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari kerja keras para atlet dan pelatih, serta dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Konsistensi performa tim PAC, termasuk di Jateng Terbuka, adalah hasil nyata dari pembinaan atlet yang tepat sasaran. Ini membuktikan bahwa pendekatan desentralisasi dan dukungan berkelanjutan dari PT Freeport Indonesia telah membuka jalan bagi talenta-talenta Papua untuk bersinar dan bersaing di level nasional,” ujar Tigor dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (9/7).
Tiga medali emas PAC disumbangkan oleh Silfanus Ndiken (Merauke) di nomor lempar lembing putra dengan lemparan sejauh 67,52 meter, Eqman Yance Elektriko Kafiar (Jayapura) di nomor 400 meter putra dengan catatan waktu 47,97 detik (personal best), serta Tri Yanerapa Ayorbaba (Kepulauan Yapen) yang juga mencetak personal best di nomor 400 meter putri dengan waktu 59,97 detik.
Medali perak diraih Vinsensia Awutet Amjaram (Merauke) di nomor lompat jauh putri dengan lompatan 6,02 meter, yang menjadi catatan terbaiknya musim ini (season best).
Dua medali perunggu diraih Hendrik Raicerds Dacosta (Waropen) di nomor 400 meter gawang putra dengan waktu 56,74 detik (personal best), serta Fransisko Adrianto Makaminang (Boven Digoel) yang tampil impresif di nomor 800 meter putra, mencatat waktu 1:55.20 di semifinal dan 1:57.44 di final.
Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tim.
“Kami bangga melihat program Papua Athletics Center terus melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Keberhasilan mereka di Jateng Terbuka adalah bukti bahwa latihan yang disiplin, berkelanjutan, tekad yang kuat serta fasilitas yang menunjang yakni Mimika Sport Complex adalah kunci sukses tim atletik menciptakan generasi juara yang membawa harum nama Papua dan Indonesia,” ujar Claus.
PAC adalah Pusat Pelatihan Atletik Desentralisasi Mimika yang merupakan hasil kolaborasi strategis antara PB PASI dan PT Freeport Indonesia, yang bertujuan mengembangkan potensi atletik nasional sekaligus membuka akses lebih luas bagi atlet-atlet daerah.
Program ini menyediakan pelatihan intensif, fasilitas berkualitas, serta pendampingan menyeluruh yang terus dievaluasi demi peningkatan performa berkelanjutan. (Z-1)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved