Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Petenis Jannik Sinner melanjutkan performa yang gemilangnya. Dia menaklukkan Novak Djokovic dengan skor 6-4, 7-5, 7-6(3) pada semifinal di Paris Jumat (6/6) waktu setempat. Petenis nomor 1 dunia itu pun menggapai final Roland Garros pertamanya.
"Itu adalah momen yang sangat istimewa bagi saya, bermain melawan Novak di semifinal Grand Slam. Ini sungguh luar biasa, dan saya harus melangkah maju dan memainkan tenis sebaik mungkin," kata Sinner usai pertandingan.
Meski menjadi rival di dalam arena, ia tetap berharap Djokovic dapat mencapai prestasi yang baik di sisa musim ini.
"Apa yang ia lakukan sungguh luar biasa. Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya pikir kita semua sangat beruntung melihatnya bermain di tingkat tinggi, sungguh luar biasa," ujar petenis berusia 23 tahun itu.
Di final, Sinner akan berhadapan dengan Carlos Alcaraz. Alcaraz mencapai final setelah mengalahkan Lorenzo Musetti yang tumbang di tengah laga karena cedera.
Jannik Sinner berusaha bangkit usai kekalahannya dari Alcaraz di Roland Garros.
Sinner memilih pulang ke rumah dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.
Carlos Alcaraz melaju ke final Roland Garros setelah unggul dari Lorenzo Musetti di semifinal. Sejatinya, pertandingan tersebut tidak berakhir tuntas.
Lorenzo Musetti memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan akibat cedera.
Emma Raducanu kembali gagal menaklukkan Iga Swiatek di Roland Garros 2025, kalah dua set langsung di babak kedua.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, sukses mengakhiri dahaga 28 tahun publik tenis Tanah Air setelah melaju ke babak kedua Australia Terbuka 2026.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Namun, performanya sempat terganggu oleh cedera siku yang memaksanya menjalani operasi setelah tersingkir di babak pertama Wimbledon pada Juli.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved