Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia Aldila Sutjiadi mengaku masih harus melakukan penyesuaian permainan meski telah beberapa kali berpasangan dengan petenis Jepang Miyu Kato.
Aldila kembali berpasangan dengan Miyu Kato di ajang WTA 1000 Internazionali BNL d'Italia di Roma. Hasil terbaik pasangan ini adalah menjuarai WTA 250 Thailand Terbuka 2024.
"Yang pastinya kita sudah mulai latihan dari Senin ya di Roma, memang banyak melakukan latihan poin, menyesuaikan permainan lagi," kata Aldila, Kamis (8/5).
"Dan, juga kan memang kondisi lapangan, cuaca, dan juga bola di sini beda ya, jadi pastinya dibutuhkan penyesuaian sedikit lagi," lanjutnya.
Setelah cukup lama tidak bermain bersama, Aldila/Miyu kembali berpasangan di WTA 500 Stuttgart Terbuka, April lalu ketika mereka
kandas di putaran pertama setelah dikalahkan Zhang Shuai/Ekatrina Alexandrova dengan straight set.
Di pekan selanjutnya, Aldila/Miyu menjajal WTA 1000 Madrid Terbuka tetapi kembali terhenti lebih awal karena takluk di tangan Veronika
Kudermetova/Elise Mertens di putaran pertama.
Sebelum tiba di Roma, Aldila mengikuti WTA 125 Catalonia Terbuka di Vic, Spanyol. Menggandeng petenis Kanada Bianca Andreescu, Aldila sukses meraih hasil positif.
Mereka menjuarai turnamen lapangan tanah liat tersebut setelah mengalahkan pasangan berperingkat lebih tinggi, Leylah Fernandez/Lulu Sun, dengan dua set langsung.
"Pastinya gelar juara pekan lalu membawa percaya diri dan juga motivasi untuk mendapatkan hasil yang bagus juga di Roma ini, tapi memang pemain-pemain di Roma sangat bagus-bagus juga, jadi pastinya dari awal kita sudah akan menghadapi pemain-pemain yang bagus," ujar Aldila.
Di Roma, Aldila/Miyu akan memulai perjuangan mereka dengan menghadapi Marta Kostyuk/Elena-Gabriela Ruse di putaran pertama, Jumat (9/5). (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved