Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI naik podium di GP Spanyol, pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia kurang senang dengan performa dirinya.
Pembalap berjuluk Pecco itu mengamankan podium ketiga usai gagal bersaing dengan pembalap Gresini Racing Alex Marquez dan pembalap Yamaha Fabio Quartararo dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu (27/4) malam WIB.
"Hari ini aku tidak dapat mengeluarkan semua potensi dari motor ini, dan sejauh ini saya belum senang," kata Bagnaia dikutip dari laman Ducati, Senin (28/4).
Pembalap asal Italia tersebut memang masih belum bisa menemukan performa yang stabil musim ini dengan motor Desmosideci GP 25.
Terlebih jawara dunia dua kali ini hanya sekali memenangkan grand prix pada musim ini sehingga cukup membuatnya kesulitan untuk bersaing di tangga perebutan gelar juara dunia.
Di balapan kali ini, Bagnaia merasa telah berusaha maksimal untuk bisa mengejar Quartararo yang tampil begitu dominan di posisi kedua.
Selain itu, Bagnaia mengevaluasi dirinya yang kurang tampil efektif seperti ditunjukkan Alex Marquez yang mampu tampil begitu mengesankan terutama ketika memasuki tikungan ke-11 dan ke-12.
Meski demikian, Bagnaia merasa sedikit diuntungkan dengan hasil kali ini dengan hasil di klasemen yang membuatnya kian memperpendek jarak poin dari duo Marquez yakni Alex dan Marc.
"Bagaimanapun, ini adalah posisi ketiga yang, berkat kecelakaan Marc, memungkinkan saya mempersempit jarak dengan pimpinan klasemen kejuaraan," ucap Bagnaia.
Bagnaia, saat ini, berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan total 120 poin atau selisih 20 poin dari Alex Marquez yang memimpin klasemen sementara. (Ant/Z-1)
Max Verstappen diganjar penalti 10 detik saat melakukan manuver sehingga menabrak George Russell dalam GP Spanyol yang berlangsung di Circuit de Catalunya, Barcelona, Minggu (1/6).
Tambahan 25 poin dari GP Spanyol, Minggu (1/6) membuat pembalap McLaren Oscar Piastri kini mengoleksi total 186 poin.
Pembalap McLaren Oscar Piastri memetik kemenangan kelima di ajang Formula 1 musim ini setelah menjadi yang tercepat di GP Spanyol yang berlangsung di Circuit de Catalunya, Barcelona.
Oscar Piastri tampil dominan sejak awal sesi kualifikasi GP Spanyol. Dia mencatat waktu tercepat di Q1 dan Q2, sebelum akhirnya mengalahkan rekan setimnya, Lando Norris, di Q3.
Pembalap McLaren Oscar Piastri mencatatkan waktu 1 menit 11,546 detik di sesi kualifikasi ketiga (Q3), unggul 0,209 detik dari rekan setimnya, Lando Norris,
Kemenangan di Spanyol menjadi yang pertama bagi Marquez di kelas MotoGP sejak ia memulai debutnya pada musim 2020 lalu.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Sebelum kecelakaan Marc Marquez, Ducati berencana untuk mengembangkan beberapa hal pada balapan terakhir pada 2025. Hal itu tidak memungkinkan saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved