Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP asal Selandia Baru Liam Lawson tidak percaya akan tampil bersama tim Oracle Red Bull Racing untuk gelaran Formula 1 musim 2025.
Lawson dipromosikan tim Red Bull seusai Sergio Perez mengumumkan perpisahannya dengan tim berlogo banteng kembar itu meski
kontraknya masih menyisakan dua tahun.
"Ini sangat mengasyikkan, saya masih tidak bisa benar-benar mempercayainya (dapat promosi ke tim Red Bull) tetapi saya sangat bersemangat. Saya tidak bisa berhenti tersenyum," kata Lawson dalam keterangan resmi Formula 1, dikutip Kamis (2/1).
Pembalap berusia 22 tahun tersebut akan menjadi rekan jawara dunia Formula 1 empat musim berturut-turut, Max Verstappen.
Dengan kepercayaan yang diberikan oleh tim Red Bull, Lawson menargetkan menjadi juara dunia yang notabene menjadi cita-citanya
saat masih kecil.
"Jelas sebagai pembalap Formula 1, kami semua memiliki satu tujuan yang kami ingin capai yakni memenangkan kejuaraan dunia. Itulah tujuan
saya dan itu sudah menjadi tujuan saya sejak saya masih kecil dan ingin menjadi pembalap Formula 1. Jelas, sekarang, saya berada di posisi yang bagus," ujar Lawson.
Meski begitu, Lawson menegaskan, untuk musim debutnya di tim utama Red Bull, dirinya tidak langsung menargetkan untuk menjadi pesaing terkuat merebut gelar juara dunia. Tetapi, tugasnya, untuk saat ini, yakni membantu tim Red Bull merebut gelar konstruktor di musim 2025.
Lawson, sebelumnya, melakukan debut pada musim 2023 dengan menggantikan Daniel Ricciardo yang cedera selama lima seri balapan.
Lawson yang tampil impresif saat berperan menggantikan Ricciardo, kemudian kembali ditunjuk sebagai pengganti pada gelaran GP Amerika Serikat (AS) 2024. (Ant/Z-1)
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Helmut Marko, yang juga dikenal sebagai tangan kanan mendiang salah satu pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, telah menjadi arsitek di balik program pembalap junior tim Formula 1 itu.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Max Verstappen mengonfirmasi menyukai unggahan kritik terhadap keputusan Red Bull menggantikan Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda bukanlah sebuah kesalahan.
Christian Horner menyebut pertukaran itu dilakukan karena Red Bull berambisi untuk memborong gelar juara dunia dan juara tim konstruksi.
Liam Lawson menjalani dua grand prix yang sangat mengecewakan dan membuat manajemen Red Bull bergerak cepat.
Max Verstappen mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan Red Bull menggantikan Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda di tim Racing Bulls setelah hanya dua balapan.
Liam Lawson memulai debutnya dengan buruk seusai mengalami kecelakaan di GP Australia. Setelah itu, Lawson juga hanya mampu finis di urutan ke 15 pada GP Tiongkok.
Kepala tim Formula 1 Red Bull Christian Horner menanggapi rumor pertukaran pembalap Liam Lawson dengan pembalap Racing Bull Yuki Tsunoda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved