Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi kalah dari Pasangan Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan 14-21,19-21 di pertandingan Grup B BWF World Tour Finals.
Ana/Tiwi kalah dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 19-21 dari pasangan Chen/Jia di di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, Jumat (13/12).
Ana mengatakan bahwa di gim pertama mereka mencoba menerapkan strategi bermain cepat. Akan tetapi, hal tersebut mampu diatasi oleh lawan.
"Di gim kedua kami berusaha mengubah permainan, mencoba banyak memberikan variasi lob dan bermain lebih sabar. Sayang memang beberapa momen eksekusi terakhir kami kurang pas dan ada salah kontrol juga," kata Ana dalam keterangannya, Jumat (13/12).
Setelah dipastikan tersingkir dari BWF World Tour Finals, Ana pun bertekad untuk memperbaiki performanya di musim berikutnya atau musim 2025.
"Kami mau lebih siap lagi di tahun 2025. Yang kurang diperbaiki dan yang sudah bagus dipertahankan," sebutnya.
Sementara itu, Tiwi mengatakan bahwa mereka awalnya tak mengira mampu lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2024.
"Kami tidak pernah berpikir bisa masuk World Tour Finals tetapi hasil kerja keras satu tahun ini akhirnya membawa kami ke sini," kata Tiwi.
"Di tahun ini kami belajar untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Kapan pun diturunkan, di level apa pun kami mencoba memberikan yang terbaik," imbuhnya. (Z-2)
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
GANDA putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mempersembahkan medali perak SEA Games 2025 setelah kalah tipis dari unggulan utama Malaysia pada partai final.
Cabang olahraga bulu tangkis SEA Games 2025 akan memainkan nomor beregu pada 6-10 Desember, disusul nomor perorangan pada 11-14 Desember.
PASANGAN ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, memastikan tempat di final Australia Terbuka 2025.
INDONESIA mengamankan gelar ganda putri pada Australia Terbuka 2025 setelah dua pasangan Merah Putih memastikan tempat di partai puncak.
Ana/Trias menang meyakinkan 21-11 dan 21-16 atas pasangan Jepang Rui Hirokami/Sayaka Hobara di perempat final Australian Terbuka 2025.
Keputusan ini diambilPBSI lantaran performa kedua pasangan ganda putri tersebut dinilai stagnan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan oleh tim pelatih.
Ana/Trias menang meyakinkan 21-11 dan 21-16 atas pasangan Jepang Rui Hirokami/Sayaka Hobara di perempat final Australian Terbuka 2025.
Ganda putri bulu tangkis Indonesia Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi menyerah dari wakil Jepang Arisa Igarashi/Chiharu Shida dengan skor 13-21, 21-15, dan 12-21 di Arctic Terbuka.
Ana/Tiwi menyingkirkan wakil Skotlandia Julie Macpherson/ Clara Torrance dua gima langsung dengan skor 21-17 dan 21-14 di putaran pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Adidas Arena, Paris.
Pertemuan sesama wakil Merah Putih itu akan mempertemukan unggulan kedelapan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi melawan pasangan muda Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu.
Ana/Tiwi tampil solid dan tidak kenal lelah untuk menutup pertandingan tiga gim melawan Li Wen Mei/Wang Yi Duo dengan skor 21-15, 19-21, dan 21-10 di putaran pertama Malsyaia Masters.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved