Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Perdana Masuk Final Super 500, Rachel/Febi Cetak Sejarah di Australia

Ferdian Ananda Majni
22/11/2025 18:37
Perdana Masuk Final Super 500, Rachel/Febi Cetak Sejarah di Australia
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Meilysa Trias Puspitasari (kanan) dan Rachel Allessya Rose (kiri).(Antara/Rizal Hanafi)

INDONESIA mengamankan gelar ganda putri pada Australia Terbuka 2025 setelah dua pasangan Merah Putih memastikan tempat di partai puncak. 

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan saling berhadapan pada final yang digelar Minggu (23/11) di Sydney Olympic Park.

Rachel/Febi lebih dulu memastikan tiket final usai melalui laga ketat melawan wakil Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai. Dalam pertarungan berdurasi 50 menit, mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19.

Di partai lain, Febriana/Meilysa harus bekerja keras sebelum menyingkirkan pasangan Jepang, Kokona Ishikawa/Ririna Hiramoto. Sempat tertinggal di gim pertama, mereka bangkit dan menguasai dua gim berikutnya. Laga yang berlangsung 1 jam 22 menit itu ditutup dengan kemenangan 19-21, 21-11, 21-12.

Pertemuan kedua pasangan Indonesia ini menjadi menarik karena mempertemukan dua mantan rekan duet, Meilysa dan Rachel, yang kini sama-sama memburu gelar perdana di level Super 500.

Rachel Allessya Rose menyampaikan rasa gembira atas pencapaian tersebut. "Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan hari ini dengan kemenangan. Pertama kali masuk final di Super 500 bagi kami," ujarnya. 

Dia menambahkan persiapan menghadapi partai puncak sudah mereka antisipasi. "Persiapan besok lawan Mbak Ana dan Trias, karena sehari-hari bareng pasti sudah tahu kebiasaan. Begitu juga mereka. Di level ini, poin kritis harus benar-benar fokus. Tidak boleh lengah," tambahnya.

Rachel juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung. "Terima kasih untuk semua dukungan yang sangat berarti, berkat doa dan dukungan ini kami bisa sampai di sini. Namun, kami belum akan berhenti. Kami mau yang lebih lagi," jelasnya.

Febi Setianingrum menambahkan bahwa pertandingan semifinal berlangsung ketat. "Gim pertama dan kedua, poinnya kejar-kejaran dan memang setiap bertemu mereka selalu ramai mainnya. Tadi saya meyakinkan diri saya sendiri, nekat saja dan mati-matian," ungkapnya. 

Dia bersyukur bisa mengatasi tekanan. "Gim kedua kami sempat tegang tapi alhamdulillah bisa tetap tenang, lebih yakin untuk bisa mengambil kemenangan," pungkasnya.

Dengan keberhasilan ini, Indonesia dipastikan membawa pulang gelar ganda putri dari Australian Terbuka 2025 sekaligus menegaskan kekuatan sektor putri di kancah internasional. (I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya