Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) di bawah kepemimpinan Aryo Djojohadikusumo mengapresiasi target dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang siap meloloskan setidaknya 100 atlet ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Ketua Harian PP Pordasi Mohammad Chaidir Saddak mengatakan bahwa visi federasi saat ini yaitu mengirimkan atlet berkuda ke Olimpiade sejalan dengan ambisi besar KOI. Saat ini PP Pordasi juga intensif berkoordinasi dengan KOI menyusun strategi untuk meloloskan atlet berkuda Indonesia ke Olimpiade.
"Kami sangat mengapresiasi upaya NOC Indonesia dalam mendukung cabang berkuda sebagai bagian dari target 100 atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade. Ini akan menjadi dorongan luar biasa bagi kami untuk mempersiapkan atlet berkuda terbaik," kata Eddy Saddak, sapaan akrabnya dalam keterangan yang diterima pewarta, Kamis.
Sebelumnya, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menyampaikan target tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi X DPR di Jakarta, Rabu (13/11).
Okto mengatakan bahwa target yang telah ditetapkan ini merupakan amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Salah satu cabang yang diharapkan bisa berpartisipasi membela Merah Putih yakni berkuda khususnya di nomor equestrian.
"Selain pencak silat, Pak Prabowo juga memiliki kecintaan khusus pada olahraga berkuda. Beliau berharap cabang ini bisa tampil di Olimpiade," kata Okto.
Eddy yang saat ini menjadi utusan Indonesia dalam acara General Assembly Federasi Olahraga Berkuda Internasional (FEI) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) berharap kolaborasi strategis dengan KOI dan dukungan pemerintah dapat membuka jalan bagi atlet berkuda Indonesia lolos menuju Olimpiade.
"Sama seperti NOC Indonesia, kami dan seluruh cabang olahraga pastinya berharap dukungan penuh dari pemerintah, DPR, dan sektor swasta supaya cabang berkuda dapat berkembang pesat," kata Eddy.
Eddy menjelaskan bahwa PP Pordasi di bawah Aryo telah memiliki cetak biru program Road to LA28. Selain fokus pembinaan di dalam negeri, cetak biru tersebut juga mencakup keikutsertaan atlet-atlet di bawah PP Pordasi dalam berbagai kejuaraan internasional.
PP Pordasi saat ini tengah mempersiapkan atlet untuk berlaga di ajang World Cup Qualified yang berlangsung pada Desember. Selain itu, beberapa atlet juga sedang bertanding di sejumlah kejuaraan Eropa.
"Dalam olahraga berkuda atletnya ada dua, manusia dan kudanya.Yang paling menjadi perhatian kita adalah kudanya harus dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Kita juga memberikan bantuan kepada para atlet untuk setidaknya mendapatkan kuda-kuda terbaik," terang Eddy. (Ant/Z-6)
Tim HBA Indonesia berhasil meraih 1 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) bersama lima pemangku kepentingan utama olahraga berkuda Prancis resmi menandatangani perjanjian kerja sama strategis.
Ajang Horseback Archery (HBA) Piala Ketua Umum PP Pordasi menjadi bagian dari persiapan dan seleksi atlet nasional menuju kejuaraan dunia di Amerika Serikat pada September 2025.
Partisipasi atlet berkuda Indonesia dalam kompetisi bergengsi dunia seperti CSI Canteleu menjadi pintu masuk pengembangan olahraga berkuda di Tanah Air.
Seleksi atlet akan digelar di Bali dan diadakan dalam bentuk kejuaraan.
Bali memiliki potensi besar menjadi tuan rumah event olahraga berkuda bertaraf internasional.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved