Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Francesco Bagnaia jadi yang tercepat di MotoGP seri Sepang, Malaysia, Minggu (3/11).
Balapan di Malaysia sempat diwarnai dengan bendera merah tanda dihentikannya pertandingan. Hal tersebut menyusul adanya insiden kecelakaan yang melibatkan tiga pembalap yaitu Jack Miller, Brad Binder, dan Fabio Quartararo.
Bagnaia beradu kecepatan dengan sengit bersama Jorge Martin yang finish di posisi kedua. Di susul oleh Enea Bastianini.
Di posisi empat, ada Alex Marquez dan disusul oleh pembalap debutan, Pedro Acosta di posisi kelima. Selanjutnya, Fabio Quartararo yang sempat terlibat kecelakaan finis di posisi enam.
Maverick Vinales bersama motor KTM-nya menyelesaikan balapan pada posisi tujuh. Disusul oleh Alex Rins dari Yamaha di posisi delapan.
Di urutan sembilan ada Marco Bezzecchi dan Augusto Fernandez di posisi 10. Johann Zarco di posisi 11, dan pembalap Gresini Ducati, Marc Marquez ada di posisi 12.
Atas hasil itu, Bagnaia menempati posisi kedua di klasemen MotoGP 2024 dengan mengumpulkan 462 poin. Martin masih ada di posisi teratas dengan raihan 485 poin. (H-3)
Balapan penutup musim 2025 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika.
Fastest lap diraih di lap kedua saat Avila yang memegang setir pacuan.
Saat pramusim, finis keenam tercepat dengan catatan waktu yang hanya lebih lambat 0,560 detik dari pembalap Yamaha, Fabio Quartararo.
Menunjukan perbedaan mencolok pada GP25, Marc Marquez mengatakan mesinnya lebih halus dan Ducati tampaknya menemukan lebih banyak tenaga darinya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut lewat CT Scan dan MRI, Martinator, julukan Jorge Martin, dipastikan mengalami patah tulang tangan kanan dan patah tulang kaki kiri.
Persiapan Jorge Martin untuk musim 2025 tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved