Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Fastest Lap di Sepang Jadi Bekal Avila Bahar Hadapi Seri Pamungkas Mandalika

Budi Ernanto
01/12/2025 17:53
Fastest Lap di Sepang Jadi Bekal Avila Bahar Hadapi Seri Pamungkas Mandalika
Avila Bahar.(DOK AVILA BAHAR)

PEMBALAP Indonesia Avila Bahar membawa pulang modal berharga dari Sirkuit Sepang setelah tampil di ajang Sepang 1000 Km akhir pekan lalu. Hasil tersebut membuat Avila semakin percaya diri menatap balapan penutup musim 2025 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika.

Pada ajang balap ketahanan Sepang 1000 Km, Avila yang memperkuat Honda Malaysia Racing Team (HMRT) sejatinya memulai lomba dari posisi kedua. Namun, insiden tak terduga terjadi saat start di Sepang International Circuit, Malaysia, Sabtu (29/11) siang. Throttle Honda Civic FE yang mereka gunakan mendadak tidak berfungsi.

Situasi tersebut membuat Avila terkejut. “Sudah coba direset dan lain-lain, sampai ganti throttle body, masih gak mau jalan juga. Setelah balapan berlangsung 11 laps, mobil baru bisa keluar, posisi dari paling belakang (urutan 65),” ujar Alvin Bahar, pembalap senior Honda Racing Indonesia yang turut mendampingi putra sulungnya di Sepang.

Akibat kendala teknis itu, duet pembalap Indonesia dan Malaysia tersebut baru dapat melakukan outlap pada lap ke-12 menuju lap ke-13. Meski demikian, semangat pantang menyerah tetap ditunjukkan oleh kedua pembalap yang telah menjalani persiapan matang melalui latihan dan simulasi intensif hingga larut malam.

Avila Bahar dan Putera Adam lantas bergantian menggeber Honda Civic FE dengan performa maksimal. Upaya tersebut berbuah manis setelah mobil bernomor 27 berhasil finis di posisi kelima klasemen overall.

Duet Avila dan Putera mencatatkan total 172 lap dengan waktu tempuh 8:30:41.794 untuk mengamankan posisi kelima pada balapan ketahanan akhir musim di Sepang. Lebih membanggakan lagi, HMRT nomor 27 juga menorehkan catatan fastest lap 2:30.910 pada lap ke-51.

“Finish ke-5 hanya kalah 9 laps dengan juara pertama. Boleh dibilang, kita menang 3 lap kalau nggak ada problem saat start,” jelas Alvin Bahar yang bertindak sebagai advisor HMRT dan pendamping Avila Bahar.

Avila mengaku tetap puas dengan pencapaian tersebut karena sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi dua putaran terakhir ITCR 2025 yang digelar pada 13-14 Desember di Sirkuit Mandalika, Lombok. “Sekalian latihan dan persiapan jelang dua seri pamungkasi ITCR 2026 nanti,” tutur Avila. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik