Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANCESCO Bagnaia dari Ducati tampil dengan penuh percaya diri di Sirkuit Internasional Buriram yang diguyur hujan saat ia melesat menuju kemenangan di MotoGP Thailand pada Minggu (27/10) dan memangkas jarak dengan pesaingnya, Jorge Martin, menjadi 17 poin.
Juara bertahan Bagnaia mengambil keuntungan dari kesalahan yang dilakukan oleh Martin dari Pramac Racing dan Marc Marquez dari Gresini Racing untuk mengambil bendera finis dan meraih kemenangan kesembilannya di musim ini. Martin berada di urutan kedua, sementara rookie GasGas Tech3 Pedro Acosta berada di urutan ketiga.
"Pagi ini setelah pemanasan, saya tidak terlalu senang, tetapi saya ingin berterima kasih kepada tim saya," kata Bagnaia mengutip Channel News Asia, Minggu (27/10).
"Kami melihat data, kami mengerti apa yang harus dilakukan. Ada lebih banyak air di aspal dan itu lebih baik bagi saya. Saya sangat, sangat senang."
Finis kedua bagi Martin membawanya meraih 453 poin. Bagnaia berada di urutan kedua klasemen dengan 436 poin dengan dua balapan tersisa.
Bagnaia memulai balapan di posisi terdepan. Namun Martin langsung memimpin saat memasuki tikungan pertama. Namun, sang pemimpin klasemen keluar lintasan pada lap kelima dan menyerahkan keunggulan kepada sang juara dua kali.
Kesalahan yang dilakukan Martin membuatnya turun ke posisi ketiga di belakang Bagnaia dan Marquez. Ia terpaksa harus puas melihat gumpalan air yang disemburkan oleh ban belakang Marquez selama beberapa lap berikutnya.
"Level yang kami tunjukkan, saya pikir, tidak banyak orang yang bisa memahami seberapa cepat kami melaju, bahkan dengan kondisi seperti ini," kata Martin.
"Hari ini balapan yang sulit. Saya memulai dengan sangat baik, tetapi kemudian saya mengambil sedikit risiko. Saya melebar di tikungan ketiga. Setelah itu, saya hanya mencoba untuk dekat dengan Marc dan Bagnaia. Saya memiliki banyak momen."
"Cengkeramannya sangat buruk. Saya sangat kesulitan."
Juara dunia enam kali, Marquez, tancap gas di pertengahan balapan dan dengan cepat melesat dalam jarak setengah detik dari Bagnaia.
Bagnaia mampu menggagalkan upaya pembalap Spanyol itu untuk menggusurnya dari posisi terdepan dan bernapas lega ketika Marquez terjatuh di lap ke-15.
Saat Marquez terjatuh, Martin telah kehilangan posisi di belakang Bagnaia dan tidak banyak yang bisa ia lakukan untuk mencegah kemenangan pembalap Italia itu.
"Saat Marc terjatuh, saya masih berusaha mengejar Bagnaia, tetapi saya melihat saya sudah berada di batas maksimal," sebut Martin. (Z-2)
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Pembalap Aprillia Racing Jorge Martin dihukum dua long lap penalty saat tampil di GP Valencia yang akan berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (16/11).
Pembalap Aprilia Jorge Martin, sebelumnya, absen karena menderita patah tulang selangka kanan ketika bersaing di sprint race yang berlangsung di Sirkuit Motegi.
Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin masih belum sepenuhnya pulih dari cedera patah tulang selangka yang dideritanya saat menjalani balapan Sprint di Sirkuit Motegi, Jepang.
Jorge Martin sudah absen di GP Jepang, GP Indonesia, dan di GP Australia, saat ia digantikan oleh pembalap penguji Aprilia, Lorenzo Savadori.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Jorge Martin mengalami patah tulang selangka kanan akibat kecelakaan dalam Sprint Race GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Sabtu (27/9).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved