Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Aprilia Racing, Jorge Martin, dipastikan absen di GP Portugal 2025 di Sirkuit Portimao, 7-9 November mendatang, untuk melanjutkan proses pemulihan cedera bahu yang dialaminya sejak kecelakaan di Jepang.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh tim Aprilia Racing. Juara Dunia MotoGP 2024 itu masih belum sepenuhnya pulih dari cedera patah tulang selangka yang dideritanya saat menjalani balapan Sprint di Sirkuit Motegi, Jepang.
Cedera itu membuat Martin harus menepi dari rangkaian balapan berikutnya, termasuk GP Indonesia, Australia, dan Malaysia.
Martin mengalami patah tulang selangka kanan akibat kecelakaan dalam Sprint Race di Motegi, Sabtu (27/9).
Tiga hari setelah insiden itu, pembalap asal Spanyol tersebut menjalani operasi di Rumah Sakit Universitas Dexeus, Barcelona, sebelum kembali ke kediamannya di Andorra untuk memulai pemulihan awal melalui latihan aerobik ringan menggunakan sepeda statis.
Untuk mempercepat proses rehabilitasi, Martin kemudian memilih menetap sementara di fasilitas kebugaran milik Red Bull. Red Bull Athlete Performance Center dikenal sebagai salah satu pusat kebugaran dan pemulihan terbaik di dunia, yang dilengkapi dokter spesialis, terapis fisik, serta sistem pemantauan medis terintegrasi.
Pada masa lalu, pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, juga pernah menjalani perawatan di fasilitas yang sama untuk memulihkan cedera patah tulang lengan kanan.
Sejumlah atlet Red Bull dari berbagai cabang olahraga pun rutin memanfaatkan pusat kebugaran tersebut untuk pemeriksaan dan pelatihan fisik tahunan.
Dengan dipastikan absen di GP Portugal, kini perhatian tertuju pada peluang Martin untuk tampil di GP Valencia 2025 yang menjadi seri penutup musim ini.
Jika masih harus menepi, maka situasinya akan serupa dengan Marc Marquez, yang juga telah dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera bahu yang dialaminya di GP Indonesia 2025. (Ant/Z-1)
Sirkuit Portimao bukanlah nama asing bagi para pembalap dan kru tim. Lintasan ini sebelumnya pernah menjadi tuan rumah dua seri balapan Formula 1 pada 2020 dan 2021,
Setelah finis ketiga di sesi Sprint Race GP Portugal, Marco Bezzecchi mampu memperbaiki strategi dan tampil dominan di balapan utama di Sirkuit Portimao.
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menjadi yang tercepat di GP Portugal, yang berlangsung di Sirkuit Algarve, Portimao, Minggu (9/11).
Sirkuit Algarve di Portimao memadukan lokasi balapan yang istimewa sehingga mudah menarik penggemar untuk menyaksikan balapan di sana.
Uji coba itu dilakukan setelah hasil buruk di beberapa balapan pembuka yang didapatkan oleh Yamaha. Fabio Quartararo pun menyambut baik uji coba itu
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Pembalap Aprilia Jorge Martin, sebelumnya, absen karena menderita patah tulang selangka kanan ketika bersaing di sprint race yang berlangsung di Sirkuit Motegi.
Setelah finis ketiga di sesi Sprint Race GP Portugal, Marco Bezzecchi mampu memperbaiki strategi dan tampil dominan di balapan utama di Sirkuit Portimao.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved