Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Awal Chaeruddin bersama dengan pembina PP Pesti Halim Djaya Prawira melepas empat atlet dan tim pelatih yang akan bersaing di Kejuaraan Dunia Soft Tenis atau World Soft Tennis Championships, yang berlangsung di Anseong, Korea Selatan (Korsel).
Dalam keterangan resmi yang diterima pewarta, Senin (2/9), empat atlet yang terdiri atas dua petenis putra dan dua petenis putri tersebut akan
bertanding di nomor tunggal, ganda, dan ganda campuran.
Awal Chaeruddin berharap ajang ini menjadi salah satu tempat untuk memberikan jam terbang kepada para kontingen merah putih yang terpilih berdasarkan seleksi PP Pesti.
Baca juga : Atlet Dayung Tanah Air Terima Beasiswa dari Jasa Tirta II
"Kami harapkan hasil yang terbaik. Yang paling penting ajang ini adalah upaya meningkatkan kemampuan dan pengalaman atlet," kata Awal
Chaeruddin.
Senada dengan Awal Chaeruddin, Halim menambahkan ajang ini akan sangat penting bagi atlet untuk menguji kemampuan para atlet soft tenis Indonesia di level elite dengan menghadapi sejumlah lawan-lawan yang kuat.
"Semoga atlet kita bisa berjuang maksimal dan bisa membawa nama harum Indonesia di kancah dunia," pungkas Halim.
Kejuaraan Dunia Soft Tenis, yang telah memasuki gelaran ketujuh, akan berlangsung mulai 1 hingga 11 September di Stadion Soft Tenis Anseong,
Korsel. (Ant/Z-1)
Seorang atlet profesional tidak boleh lalai menaati protokol pemulihan demi menjaga ketahanan tubuh dan meminimalkan risiko cedera serius.
Dokter Spesialis Ortopedi ingatkan atlet profesional: Kurang disiplin recovery dan istirahat adalah tiket menuju cedera fatal. Simak protokolnya!
Aksi bejat tersebut diduga telah berlangsung selama empat tahun, yakni sejak 2021 hingga 2025.
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved