Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Enea Bastianini mengatakan keputusannya memilih pindah ke tim satelit Red Bull KTM Tech 3 mulai musim depan adalah karena itu merupakan pilihan yang terbaik baginya.
Bastianini, yang pada race MotoGP terakhir menempati podium kedua di bawah rekan setimnya Francesco Bagnaia, tidak mampu meyakinkan timnya untuk tetap mengendarai livery merah pada musim depan setelah tempatnya digeser Marc Marquez.
Ia kemudian memilih tim satelit KTM sebagai pelabuhan selanjutnya, bersama Maverick Vinales yang secara mengejutkan memutuskan pergi dari Aprilia.
Baca juga : Enea Bastianini Persembahkan Podium GP Italia untuk Anjingnya
"Ada banyak sekali usulan, tapi bagi saya ini yang terbaik. Saya juga memikirkan gaya berkendara saya dan juga pendekatan tim dan bisa menjadi solusi yang tepat bagi saya," kata pembalap Italia itu, dikutip dari laman resmi MotoGP, Jumat (28/6).
Nasib masa depannya yang sudah mendapatkan tim anyar membuat Bastianini sangat bersemangat menyambut jalannya musim baru MotoGP dengan livery oranye.
Ia, saat ini, juga merasa lebih santai dan oleh karena itu tidak ada pilihan lain selain melanjutkan performa impresifnya bersama Ducati pada sisa musim ini setelah dominasi di Mugello.
"Dan ya, saya sangat bersemangat untuk masa depan saya. Kami akan menjadi tim yang solid dengan motor pabrikan dan saya bisa bahagia," ujar pembalap 26 tahun itu.
"Dan, sekarang, saya lebih santai tentang masa depan, tentang segalanya. Tapi kami perlu melakukan banyak balapan dan terus seperti ini karena di Mugello, kami adalah yang terkuat," pungkas Bastianini. (Ant/Z-1)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Maverick Vinales sebelumnya absen cukup lama setelah menderita ketidaknyamanan ketika bersaing di GP Indonesia, Oktober lalu
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Pedro Acosta menjalani GP Amerika Serikat dengan hasil yang kurang memuaskan setelah tampil dan mengalami insiden hingga membuatnya tidak bisa finis.
Hubungan Dani Pedrosa dengan KTM dimulai sejak 2019 ketika ia pensiun dari kompetisi MotoGP dan memberikan masukan langsung terhadap evolusi KTM RC16.
Jack Miller akan bergabung dengan pembalap Portugal Miguel Oliveira di Prima Pramac Racing, yang akan beralih dari motor Ducati ke Yamaha setelah musim 2024.
Di sesi kualifikasi dan sprint race GP Austria, Jack Miller finis di posisi kelima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved