Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Inggris Emma Raducanu menegaskan dirinya akan bermain sesuai kemampuan dirinya. Hal itu dikatakannya usai menang atas petenis Amerika Serikat (AS) Sloane Stephens di putaran pertama turnamen WTA Eastbourne, Selasa (25/6).
Petenis berusia 21 tahun itu, sebelumnya, dikritik karena memutuskan absen di Prancis Terbuka serta tidak membela tim Britania Raya di Olimpiade Paris 2024.
Usai mengalahkan Stephens 6-4 dan 6-0 di Eastbourne, Raducanu menulis 'At my own pace' di lensa kamera.
Baca juga : Raducanu Bertekad Dongkrak Peringkat Dunia dengan Tampil Apik di Australia Terbuka
"Saya akan melakukan segalanya sesuai dengan waktu saya dan kemampuan saya. Saya tidak akan terburu-buru," ujar Raducanu ketika ditanya mengenai pesannya itu.
"Saya kini fokus pada diri saya dan tidak peduli dengan suara-suara dari luar," lanjutnya.
Nama Raducanu meroket pada 2021 ketika dia mengakhiri penantian 44 tahun bagi petenis putri Britania Raya untuk memenangkan gelar Grand Slam usai menjadi juara di AS Terbuka.
Baca juga : Raducanu Bersemangat Sambut 2024
Namun, dia tidak bisa melanjutkan pretasi tinggi itu dan bahkan harus absen sepanjang musim 2023 karena cedera.
Ketika ditanya apakah suara-suara dari luar mempengaruhi dirinya, Raducanu menjawab, "Sebagai orang berusia muda, sangat mudah terpengaruh dengan hal itu."
"Saya rasa, pada satu titik, saya bermain di terlalu banyak turnamen ketika saya belum siap. Akibatnya saya mengalami cedera sedikit demi sedikit di setiap turnamen. Hal itu karena saya tidak mengambil waktu untuk beristirahat dan mempersiapkan diri," pungkasnya. (bbc/Z-1)
Raducanu menjalani laga kompetitif pertamanya di United Cup, Selasa (6/1).
Petenis Inggris Emma Raducanu memutuskan mengakhiri musim 2025 lebih awal setelah mundur dari dua turnamen WTA di Tokyo dan Hong Kong karena sakit.
Raducanu mengakui kualitas Tjen yang sebelumnya mencuri perhatian dunia.
Janice Tjen tidak mampu menghentikan tren positif yang sedang dibawa Raducanu ketika kandas dengan skor akhir 2-6 dan 1-6 di putaran kedua AS Terbuka.
Kesuksesan Emma Raducanu menjadi juara AS Terbuka 2021 melalui babak kualifikasi memotivasi Janice Tjen untuk dapat melakukan hal serupa.
Sabalenka akan menghadapi petenis nonunggulan dari Rusia, Polina Kudermetova.
Taylor Fritz berhasil menjadi jyara di Lexus Eastbourne Terbuka pada 2019, 2022, 2024, dan sekarang 2025.
Alexandra Eala menorehkan sejarah baru di dunia tenis. Ia menjadi petenis pertama dari Filipina yang berhasil mencapai final turnamen WTA.
Kemenangan atas Jessica Pegula tesebut merupakan kali pertama Emma Raducanu mengalahkan petenis peringkat 10 besar dunia.
Kemenangan atas Pegula mengakhiri rangkaian tujuh kekalahan beruntun Gauff dari petenis peringkat 10 besar dunia.
Kvitova merupakan juara dua kali Wimbledon yang tengah berupaya mengulangi prestasinya kala menjadi juara di All England Club pada 2011 dan 2014.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved