Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional boccia Indonesia mengikuti kejuaraan internasional bertajuk Montreal World Boccia Cup 2024 di Montreal, Kanada pada 29 April-5 Mei 2024.
Dalam kejuaraan yang diikuti 26 negara itu, timnas Indonesia yang berkekuatan tiga atlet berhasil merebut dua medali emas dan satu perak.
Emas pertama Indonesia dipersembahkan oleh Muhamad Afrizal Syafa dari kelas individual BC1 male.
Baca juga : Saptoyogo Purnomo Kembali Raih Emas di Asian Para Games Hangzhou 2022
"Alhamdulillah pada event World Boccia Cup 2024 di Montreal Canada, bisa memaksimalkan di setiap pertandingan. Bersyukur saya bisa sampai final dan merebut juara 1 pada nomor individual. Semoga memotivasi lebih untuk menatap event selanjutnya, dan terus berlatih dan evaluasi lagi," kata Afrizal dalam keterangannya.
Emas kedua Indonesia tercipta dari kelas teams BC1/2, yang diwakili oleh Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana.
"Alhamdulillah pertama kali masuk formasi pada team BC1/2 mencoba semaksimal bertanding, dari fase grup hingga bisa bermain sampai babak final, dan Alhamdulillah juara," kata Gischa.
Baca juga : Korsel Tundukkan Jepang 2-1 di Final Sepak Bola Asian Games 2022
Prestasi membanggakan juga tercipta di kelas individual BC2 male. Di mana wakil Indonesia Felix Ardi Yudha menyumbangkan medali perak. Walau begitu Felix mengaku bangga karena dia bisa memberikan yang lebih baik dari nomor pertandingan tim.
"Alhamdulillah pada event di Kanada ini dari awal penyisihan grup di nomor individu berjalan dengan baik dan alhamdulillah bisa mencapai final. Namun waktu pertandingan final belum bisa meraih hasil maksimal, saya hanya bisa dapat medali perak," kata Felix.
"Pada nomor pertandingan team mencoba dengan komposisi formasi baru, Alhamdulillah kami bisa meraih gold medal dan mecatatkan sejarah baru sebagai juara pada event World Boccia Cup 2024," sambung Felix.
Baca juga : Jadwal Asian Games 2022 Hari Ini, Final Wushu, Skateboard, Rowing
Sementara itu pelatih Islahuzzaman Nuryadin mengatakan, keberhasilan merebut emas di kategori tim BC1/2 tidak lepas dari keberanian pelatih dalam menurunkan formasi pemain baru.
Sukses meraih prestasi membanggakan di Montreal World Boccia Cup 2024 diharapkan menjadi suntikan semangat bagi atlet boccia Indonesia untuk menatap kejuaraan selanjutnya dan bisa mencapai puncak penampilan di Paralimpiade 2024.
“Semoga hasil bagus ini semakin memotivasi atlet untuk terus berlatih mempersiapkan kemampuan terbaik untuk tampil pada Paralimpiade Paris 2024 pada bulan Agustus mendatang,” harap Islah.
Baca juga : Wening Akhirnya Sumbang Medali Emas Cabor Boccia
Afrizal Syafa mengaku bangga bisa mempersembahkan satu keping emas di event World Boccia Cup 2024 di Montreal Kanada.
"Saya sangat bersyukur, bisa main maksimal, sampai final dan merebut juara 1 pada nomor individual. Tentu ini sangat memotivasi saya untuk berbuat terbaik pada event event selanjutnya," tutur dia.
Ia akan terus berlatih keras, dan menjalankan instruksi pelatih, berikut evaluasinya. "Doakan saya tetap bersemangat mengejar prestasi," imbuh Afrizal.
Sementara Gischa Zayana yang berhasil meraih emas melalui tim BC1/2 bersama Afrizal Syafa dan Felix Ardi Yudha, juga menyatakan rasa suka citanya.
"Alhamdulillah pertama kali masuk formasi pada team BC1/2 mencoba semaksimal bertanding, dari fase grup hingga bisa bermain sampai babak final dan juara," tukas atlet putri yang dikelas BC2 Female berada di rangking lima itu. (Ndf/WJ/Z-7)
Merah Putih meraih medali emas setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan final di Thailand International Ice Hockey Arena, Bangkok, Jumat (19/12) lalu.
KONTINGEN Indonesia menuntaskan perjuangan di SEA Games 2025 Thailand dengan melampaui target dan sukses mengunci posisi kedua klasemen akhir dengan koleksi 91 medali emas,
PRESIDEN Prabowo Subianto melontarkan apresiasi atas keberhasilan atlet Indonesia yang membawa pulang 91 medali emas dari ajang SEA Games 2025 Thailand.
Kontingen Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan pencapaian bersejarah.
Kontingen Indonesia terus menunjukkan performa konsisten pada SEA Games 2025 di Thailand.
Pasangan ganda putri tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, sukses menggenapi koleksi medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Laga final UCL antara PSG vs Inter akan berlangsung di Allianz Arena, Munich, Minggu (1/6) dini hari pukul 02.00 WIB.
GANDA putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin kalah di partai final Swiss Terbuka 2025.
Rinov/Fadia hanya membutuhkan 31 menit untuk mengalahkan Gao/Wu di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Minggu (16/2).
Partai pertama akan dibuka oleh Rinov/Fadia menghadapi pasangan China Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying.
TUNGGAL putra Indonesia Jonatan Christie akan bersua dengan pemain unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen pada partai puncak turnamen Tiongkok Masters 2024.
Jonatan Christie melangkah ke final Tiongkok Masters 2024 atau China Masters 2024. Tiket ke partai puncak diraih Jonatan usai mengalahkan andalan tuan rumah Shi Yu Qi di babak semifinal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved